Aktivis ’98 Imbau Mahasiswa dan Rakyat Bersatu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Aktivis ’98 Imbau Mahasiswa dan Rakyat Bersatu

img-20161123-wa002

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Dinamika politik sosial dalam negeri akhir-akhir ini semakin memanas. Bahkan, ada upaya sekelompok orang yang ingin memecah belah keutuhan NKRI dengan berupaya mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi lain yang tidak sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa.

Hal itu kemudian mendorong puluhan aktivis ’98 angkat suara untuk merespon dinamika sosial politik yang semakin memanas terkait dengan perkembangan situasi nasional saat ini.

Untuk tetap menjaga keutuhan NKRI, aktivis ’98 menghimbau kepada seluruh mahasiswa dan rakyat untuk bisa bersatu dalam melakukan aksi damai dan demokratis baik yang dilakukan di Jakarta maupun di kota-kota lainnya.

“Kami mendukung penuh aksi damai dan demokratis yang digelar mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa untuk NKRI, baik yang dilakukan di Jakarta, maupun di kota-kota lainnya,” jelas Erwin Usman yang dipercayakan membacakan pernyataan sikap aktivis ’98.

Mereka juga merespon penggunaan isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) yang tentunya sangat bertentangan dengan nilai-nilai luhur Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan semangat NKRI.

“Kami juga mendukung penegakan hukum yang tegas dan jelas terhadap siapapun yang dengan sadar dan sengaja merongrong NKRI, dan bermaksud mengganti Pancasila sebagai dasar negara dengan ideologi yang lainnya,” sambungnya.

Saat ini, disejumlah daerah tengah mempersiapkan diri untuk menggelar Pilkada Serentak gelombang kedua yang akan dilaksanakan pada 2017 mendatang. Banyak terjadi kekerasan politik dengan cara melakukan teror, intimidasi serta pengancaman untuk meraih tujuan.

“Menolak penggunaan politik kekerasan, teror, intimidasi, serta ancaman untuk meraih tujuan. Kita membutuhkan persatuan, persaudaraan dan kedamaian untuk membangun Indonesia menuju masyarakat adil, makmur dan sejahtera,” tutup Erwin Usman.

Saat membacakan pernyataan sikap, Erwin didampingi Benny Ramdhani, Faisal Saimima, Muhammad Lutfi, Adian Napitupulu serta puluhan aktivis ’98 lainnya. (hrm/Fajar)

loading...
Click to comment
To Top