Parmusi: Aksi 2 Desember Murni dari Hati Umat Islam Indonesia – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Parmusi: Aksi 2 Desember Murni dari Hati Umat Islam Indonesia

08-demo-fpi-arya2

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) menilai langkah kepolisian dalam melakukan penanganan dua Aksi Bela Islam cukup tepat. Ketika itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Muhammad Iriawan turun langsung melobi para pengunjukrasa. 

“Kita lihat dalam aksi Bela Islam I dan II, situasi kamtibmas (Keamanan, Ketertiban Masyarakat) dapat terjaga,” ujar Ketua Umum Parmusi, Usamah Hisyam di Jakarta, Rabu (23/11). 

Usamah berharap hal serupa juga terjadi saat Aksi Bela Islam III yang digelar 2 Desember mendatang.   

Dia meminta Polri tak berlebihan dalam menyikapi aksi nanti. Termasuk memberikan stempel adanya rencana tindakan inskonstitusional seperti gerakan makar.  

“Bila Kapolri menempatkan Kepolisian seakan-akan bermain politik sebagai alat kekuasaan, saya yakin Kepolisian akan tercerabut dari akar kerakyatan sebagai pengayom dan pelindung masyarakat,” beber dia. 

Dijelaskannya, umat Islam telah membuktikan dua aksi sebelumnya benar-benar damai semata-mata menuntut proses hukum yang berkeadilan dalam penistaan Al-Qur’an yang dilakukan Ahok.

“Saya hadir dan mendengarkan rapat GNPF MUI pada Jumat (8/11) yang menetapkan agenda Aksi Bela Islam III dipimpin Ustadz Bachtiar Nasir & Habib Riziek untuk berdoa dan salat Jumat berjamaah di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin yangihadiri satu juta umat karena Masjid Istiqlal tidak memadai,” ujarnya. 

Dia menambahkan pimpinan rapat justru mengingatkan agar Aksi Damai III jangan sampai ditunggangi oleh kepentingan lain di luar agenda. 

“Mereka sudah tahu ada pihak lain yang duduk manis tapi akan memanfaatkan situasi untuk kepentingan politik jangka pendek,” ungkap Usamah yang juga pernah menjadi koordinator umroh Presiden Joko Widodo pada 6-8 Juli 2014 itu. 

Mantan anggota DPR itu menegaskan kepolisian dan pemerintah seharusnya tidak berlebihan menyikapi Aksi Bela Islam III. 

“Saya yakin aksi itu murni dari hati umat Islam Indonesia, yang ingin supremasi hukum ditegakkan. Tahan saja Ahok sesuai KUHP Pasal 156 a. Karena sumber masalah ada pada Ahok. Insya Allah aksi damai III tidak akan terjadi, dan Kamtibmas terjaga,” pungkasnya. (Fajar/JPG)

loading...
Click to comment
To Top