Ada Skenario Besar yang Dirancang untuk Bebaskan Ahok? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Jabodetabek

Ada Skenario Besar yang Dirancang untuk Bebaskan Ahok?

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama  (Ahok) meninggalkan gedung Bareskrim Mabes Polri usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Selasa (21/6). Ahok diperiksa sebagai saksi dalam dugaan kasus korupsi pengadaan UPS.MIFTAHULHAYAT/JAWA POS

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Status tersangka yang dialamatkan kepada Buni Yani,  menuai pro dan kontra. Pasalnya, Buni Yani dinilai tidak bersalah dengan mengunggah video penitsa agama oleh Ahok itu.

Bahkan, kini Buni Yani  ditahan dan tak diijinkan pulang oleh Reskrim Polda Metro Jaya, karena harus menjalani pemeriksaan selama 24 jam pasca ditetapkan sebagai tersangka.

Hal ini dinilai ada kejanggalan dalam penetapan tersangka kepada Buni Yani yang hanya dilihat berdasarkan transkip yang ditulisnya.

“Padahal umat Islam tidak pernah marah terhadap transkrip yang ia buat, bahkan sangat berterima kasih atas jasanya membuka kotak pandora kejahatan Ahok yang menghina agama Islam dan ulama yang dilakukannya cukup lama dan sistematis tanpa pernah tersentuh hukum,’ tegas pengamat politik, Martimus Amin.

Apalagi diketahui pengunggah pertama video tersebut adalah Pemda DKI Jakarta, dan bukan Buni Yani. Bahkan Humas Polda Metro Jaya termasuk fanpage Ahok pernah memuatnya.

“Kenapa pihak kepolisian bertindak diskriminatif tidak menangkap pelaku-pelaku tersebut,’ kritiknya.

Sementara Ahok, kata Amin, yang sudah jelas-jelas menista ayat Alquran dibiarkan bebas melenggang kangkung dan dilindungi habis-habisan.

“Setelah jutaan umat Islam berkali-kali mendesak sampai jatuhnya korban jiwa dan ratusan yang terluka, baru secara perlahan kepolisian meningkatkan status Ahok tersangka,” imbuh Amin dari lembaga The Indonesian Reform.

Jika mencermati kasus Buni Yani yang kini ditangani kepolisian, Amin menduga ada satu skenario besar yang dirancang untuk membebaskan Ahok dari jeratan hukum.

“Bisa jadi vonis Buni Yani nanti menjadi rujukan pembuktian Ahok bahwa dirinya tidak bersalah dan tidak bermaksud menghina Alquran, apalagi sampai meresahkan masyarakat. Dengan kata lain tudingan punya maksud tersebut adalah Buni Yani” tegasnya. (PS1/fajar)

 

loading...
Click to comment
To Top