Hmmm, Ahok Ancam Usir Penghuni Rusun Kalibata City – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Jabodetabek

Hmmm, Ahok Ancam Usir Penghuni Rusun Kalibata City

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membeberkan bagaimana banyaknya pelanggaran yang terjadi di Apartemen Kalibata City.

Hal itu disampaikan Ahok ketika ada seorang warga Kalibata City bernama Suprobo menyampaikan keluhan tak diterbitkannya surat keputusan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Kalau bicara jujur lagi, Kalibata City adalah program pelanggaran. Karena yang belinya penghasilan di atas Rp 5 juta.  Kalau saya enggak taat aturan saya sudah usir,” ujar Ahok saat menerima pengaduan masyarakat di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/11).

Menurut eks Bupati Belitung Timur itu, kurangnya pengawasan di Kalibata City kerap disalahgunakan oleh berbagai pihak. Misalnya seperti adanya praktik selingkuhan di apartemen yang dibangun disubsidi Pemprov DKI Jakarta.

“Dan itu banyak simpanan orang, dan macam-macam,” kata Ahok.

Gubernur nonaktif itu mengaku, pernah ditawarkan untuk membeli satu lantai unit di Kalibata City. Menurut Ahok, seharusnya Pemprov DKI tidak membangun rumah susun sederhana sewa.

“Saya dengar isu, nggak punya bukti sih, begitu mau dibangun sudah diborong orang. Begitu serah terima kunci langsung buka. Itu padahal subsidi Pak,” kata Ahok.

Lebih jauh, dia mengatakan, penghuni yang tinggal di apartemen Kalibata City seharusnya tidak boleh memiliki kendaraan berupa mobil.

Ahok pun sempat mengancam ingin menertibkan penghuni yang sudah menyalahi aturan. Namun, hal ini tak dilakukan karena dia menyadari yang salah adalah pemprov DKI.

“Kalau bapak minta keadilan saya periksa penghasilan berapa. (Kalau di atas Rp 5 juta) saya usir semua. Tapi saya sadar, ini kesalahan tempo dulu,” jelas Ahok.

Suami Veronica Tan itu hanya meminta kepada pemilik apartemen Kalibata City yang sudah menetap lama di sana untuk tidak menjual unit tersebut. Jika itu dilakukan, Ahok mengaku tak segan mengusir penghuni baru tersebut.

“Saya minta jangan jual ke yang lain. Kalau sewa menyewa boleh, tapi jangan dijual,” tandas dia. (Fajar/JPG)

To Top