Buni Yani Sempat Dipaksa Tandatangan Surat Penahanan? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Buni Yani Sempat Dipaksa Tandatangan Surat Penahanan?

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Buni Yani ternyata ditahan Polda Metro Jaya untuk jalani pemeriksaan walau tidak resmi. Pasca ditetapkan sebagai tersangka tak lama setelah Ahok jadi tersangka terkait video kasus penistaan agama, Buni Yani secara kooperatif mengikuti penyidikan polisi.

Dalam proses pemeriksaan ternyata terungkap Buni Yani sempat dipaksa tandatangani surat penahanan oleh polisi.

Bagaimana sebenarnya proses pemeriksaan Buni Yani sebagai tersangka penghasutan SARA sebagaimana yang dituduhkan polisi?

Kuasa Hukum Buni Yani, Adi Kurnia Setiadi mengungkapkan pada pukul delapan malam, Rabu (20/11/2016), Buni Yani disodori surat kuning yang merupakan surat penahanan. Namun baik Buni Yani maupun Adi menolak menandatangani surat tersebut.

Namun sayang, meski menolak tandatangan, Buni Yani tetap harus menginap di ruang penyidik untuk melanjutkan pemeriksaan.

Buni Yani bahkan terpaksa harus tidur di mushola sebagai konsekuensi pemeriksaannya dalam semalam.

Sebelumnya, Kabid Humas PMJ, Komisaris Besar Awi Setiyono mengungkapkan ada kendala teknis saat akan melanjutkan pemeriksaan terhadap Buni. Namun, Awi tidak menyebutkan kendala apa yang dimaksudnya.

“Semalam diperiksa sampai 00.30 WIB tanpa istrahat tak didampingi pengacara. Lalu pukul 08.00 WIB kita lanjutkan (pemeriksaan). Karena ada kendala, molor sampai pukul 10.00 WIB, dan barusan pemeriksaan belum selesai,” ungkap Awi saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya.

Buni Yani akhirnya diizinkan pulang oleh penyidik setelah pemeriksaan selesai.

Saat dikonfirmasi terkait kendala teknis yang dimaksud Awi, Buni enggan menimpali. Pria berkacamata itu menyerahkan semua hal terkait pemeriksaannya kepada pihak kuasa hukum.

“Saya lagi puasa bicara, nggak (ada komentar soal) pemeriksaan ya. Nggak (ada pemaksaan tandatangan surat penahanan),” ujar Buni Yani. (Fajar/pojoksatu)

To Top