Parah! Nenek dan Ibu Rumah Tangga Jualan Narkoba, Tertangkap Nangis-nagis – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Parah! Nenek dan Ibu Rumah Tangga Jualan Narkoba, Tertangkap Nangis-nagis

MASIH DIPERIKSA. Kasat Reskoba Polresta Samarinda Kompol Belny Warlansyah (kanan) meminta keterangan kepada tiga pengedar sabu yang ditangkap, Selasa (22/11).

MASIH DIPERIKSA. Kasat Reskoba Polresta Samarinda Kompol Belny Warlansyah (kanan) meminta keterangan kepada tiga pengedar sabu yang ditangkap, Selasa (22/11).

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA- Berdalih teringat cucu yang selama ini tinggal bersamanya, seorang nenek bernama Sus (40) menangis saat ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Samarinda, Selasa (22/11) kemarin.

Selain Sus, polisi juga menciduk seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Sri (41), warga Jalan Raudah, Samarinda Ulu. Sri juga diduga polisi ikut menjual sabu. Hasil pengembangan Sri, polisi mengamankan seorang residivis yang sudah berumur 60 tahun bernama Edyar.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Setyobudi Dwi Putro, melalui Kasat Reskoba Kompol Belny Warlansyah menjelaskan, dari tangan Sus polisi menyita barang bukti berupa 1 poket sabu seberat 0,78 gram, HP, serta sendok penakar.

Sementara dari Sri barang buktinya adalah 6 poket sabu seberat 1,85 gram dan satu buah tempat VCD. “Jadi pelaku ini menyimpan sabu dalam kotak VCD untuk mengelabui anggota di lapangan saat penggeledahan,” jelas Belny.

Sementara dari Edyar polisi mengamankan 2 poket sabu seberat 2,28 gram, 1 unit timbangan digital, 1 buah sendok penakar dan HP. “Saat kami amankan pelaku ini (Edyar, Red) sempat coba menghalangi personel di lapangan. Pelaku ini residivis kasus narkoba 2005,” kata Belny. “Saat ini kami masih melakukan pengembangan penyelidikan. Kami coba mengusut dari mana para pelaku dapat pasokan sabu,” kata Belny lagi. (rin)

loading...
Click to comment
To Top