Suap DPRD Kebumen, KPK Panggil Rektor IAINU – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Suap DPRD Kebumen, KPK Panggil Rektor IAINU

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meneruskan penyidikan kasus dugaan suap terkait proyek di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen dalam APBD-P 2016.

Hari ini (25/11), penyidik memanggil Rektor IAINU (Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama) Kebumen, Imam Satibi.

“Yang bersangkutan akan diperiksa untuk tersangka SGW (Sigit Widodo) dan HTY (Hartoyo),” kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi.

Diketahui, tim Satgas KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu 15 Oktober 2016. Tim mengamankan enam orang dalam OTT tersebut.

Mereka yang ditangkap adalah Ketua Komisi A DPRD Kebumen Fraksi PDIP Yudhy Tri Hartanto, Sigit Widodo PNS di Dinas Pariwisata Pemkab Kebumen, Anggota DPRD Kebumen Dian Lestari dan Suhartono, Sekretaris Daerah Pemkab Kebumen Adi Pandoyo, serta Salim yang merupakan Kepala Cabang PT OSMA Group Cabang Kebumen.

Dalam pengembangannya, KPK kemudian menetapkan ‎Yudhy dan Sigit sebagai tersangka kasus dugaan suap ijon proyek-proyek di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Pemkab Kebumen yang didanai dari APBD-P 2016.

Yudhy dan Sigit diduga menerima‎ suap Rp 70 juta sebagai ijon dari proyek-proyek di Disdikpora Pemkab Kebumen senilai Rp 4,8 miliar.

Di antaranya proyek pengadaan buku, alat peraga, dan peralatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Selain itu, KPK juga menetapkan Dirut PT OSMA Group , Hartoyo sebagai tersangka pemberi suap. Kini, Hartoyo ditahan di Rutan Polres Jakpus.

Atas perbuatannya, Hartoyo diduga melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor  20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (Fajar/jpg)

loading...
Click to comment
To Top