Tersangka Penyuap Pejabat Ditjen Pajak Mengaku Diperasi Kakanwil KPP Jakut – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Tersangka Penyuap Pejabat Ditjen Pajak Mengaku Diperasi Kakanwil KPP Jakut

205033_841747_KPK_baru_jpnn

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tersangka pemberi suap kepada pejabat eselon Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Rajesh Rajamohaman Nair mengklaim dirinya sebagai korban pemerasan oleh oknum pejabat kantor pajak.

Melalui kuasa hukumnya, Tommy Singh, Rajesh bahkan menyebut diperas oleh tiga oknum pejabat pajak, termasuk kepala Kantor Wilayah Kantor Pelayanan Pajak (Kanwil KPP) Jakarta Utara.

“(Selain Handang) ada dua lagi. Termasuk kepala kanwil KPP Jakarta Utara,” kata Tommy di gedung KPK, Jumat (25/11).

Tommy mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menemui tim reformasi pajak yang dibentuk Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Tujuannya, untuk menjelaskan adanya motif-motif pemerasan yang dilakukan oknum pejabat pajak.

Menurut Tommy, kliennya sudah pernah mengikuti program pengampunan pajak. Namun, terdapat kejanggalan dalam proses tersebut.

“September atau Agustus klien sudah melakukan tax amnesty, tapi sebelum lakukan tax amnesty mereka akan tolak tax amnesty. Kalau perlu ketemu menkeu agar ini ditolak,” ujar dia.

KPK sebelumnya, Selasa (22/11) menetapkan Rajesh Rajamohanan Nair sebagai pemberi suap dan Handang ‎Soekarno sebagai tersangka penerima suap.

Suap diberikan Rajesh agar Handang membebaskan atau menghapuskan pajak PT E.K Prima Ekspor Indonesia sebesar Rp 78 miliar.

Sebagai imbalannya, Rajesh menjanjikan Handang Rp 6 miliar.

Sementara uang Rp 1,9 miliar yang diamankan saat Oprasi Tangkap Tangan (OTT) merupakan pemberian tahap pertama pada 21 November lalu.

Kini, Handang ‎ditahan di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Sementara Rajesh Rajamohanan Nair ditahan di Rumah Tahanan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Guntur Jaya, Mangarai, Jakarta Selatan. (Fajar/jpg)

loading...
Click to comment
To Top