Lokasi Helikopter Milik TNI-AD yang Hilang Kontak Terdeteksi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Lokasi Helikopter Milik TNI-AD yang Hilang Kontak Terdeteksi

Helikopter jenis Bell 412 EP HA-5166 milik TNI-AD yang hilang dalam penerbangan dari Tarakan menuju Long Bawan pada Kamis (24/11)

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Pencarian Helikopter Bell 412 EP HA-5166 milik TNI-AD masih dilakukan. Upaya pencarian Heli yang hilang dalam penerbangan dari Tarakan menuju Long Bawan, Kalimantan Utara, Kamis (24/11), itupun dibantu TNI Al.

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal XIII Tarakan), Laksamana Pertama TNI Ferial Fachroni mengatakan, TNI AL ikut terlibat dalam pencarian tersebut dengan melibatkan satu pesawat tipe Cassa Puma 622 yang didatangkan langsung dari Manado.

“Kami akan mendukung penuh dan berupaya semaksimal mungkin untuk bisa menemukan lokasinya,” tegas Ferial dikutip dari Radar Tarakan (Jawa Pos group), Sabtu (26/11).

Pesawat yang tiba di Bandara Juwata Tarakan tersebut langsung take off menuju Long Bawan untuk melakukan pencarian menuju lokasi terakhir kontak pesawat yang hilang.

“Kami akan mengusahakan sampai heli itu ditemukan. Semua kekuatan, akan kami usahakan bersama,” ungkapnya.

Ferial mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya belum mendapat informasi mengenai keberadaan terakhir pesawat, dan akan terus berkomunikasi dengan Satgas yang dipusatkan di Lanud Tarakan.

Jika pesawat yang dikirim sudah mendapat sinyal, setidaknya sudah memperkecil area untuk lebih fokus ke wilayah tersebut.  “Yang kami dengar, pesawat Susi Air dan Pelita Air sudah mengitari lokasi untuk menemukan pesawat. Jika ada sinyal setidaknya sudah memperkecil lokasi untuk lebih fokus ke area tersebut,” tuturnya.

Dari pantauan Radar Tarakan, posko tim SAR dipusatkan di Lanud Tarakan. Pangdam VI/Mulawarman pun sudah berada di Tarakan sejak kemarin,

Selain pesawat Cassa 622 milik TNI AL, pesawat Super Puma CN-295 milik TNI AU juga dilibatkan untuk melakukan pencarian. Termasuk pesawat jenis Boeing 737 milik TNI AU yang tiba di Lanud Tipe B Tarakan juga ikut dikerahkan.

Dari informasi terakhir, tim SAR berhasil mendeteksi titik keberadaan helikopter Bell 5166 yang hilang kontak di Long Bawan, yang diperkirakan berada di titik koordinat 03 48’54”.00/N 116 03.6’E atau sekitar 40 km dari Long Bawan.

“Setelah diplot di map, jarak dari Bandara Juwata Tarakan ke titik LKP itu sekitar 176,33 kilometer ke titik koordinat. Lokasi itu berada di tengah-tengah hutan lebat, kemudian ada bukti bahwa ada perkampungan di sekitarnya. Kalau saya ambil titik koordinat dari Long Bawan ke lokasi sekitar 40 km,” ungkap Kepala Basarnas Kota Balikpapan, Mujiono. (Fajar/JPG)

loading...
Click to comment
To Top