Dicopot dari Ketua DPR, Apakah Akom Bersalah? Tidak Ada yang Bisa Menjawab – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Dicopot dari Ketua DPR, Apakah Akom Bersalah? Tidak Ada yang Bisa Menjawab

akom

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota Fraksi Partai Nasdem DPR, Taufiqulhadi mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak terpengaruh dengan manuver Ketua Umum DPP Golkar Setya Novanto yang berancang-ancang menduduki kursi ketua DPR lagi.

Taufiq mengatakan, Setnov -sapaan Novanto- memang lihai berpolitik. Namun, anak buah Surya Paloh di NasDem itu mengingatkan Presiden Jokowi agar jangan sampai terkesan seolah-olah merestui manuver Novanto mendongkel Ade Komarudin dari posisi ketua DPR.

“Istana jangan terpengaruh dengan langkah untuk mengesankan ada restu. Itu adalah kelihaian Pak Setya Novanto,” kata Taufiq.

Anggota Komisi III DPR itu menambahkan, seiring isu pergantian ketua DPR, Novanto memang melakukan safari politik dengan menemui tokoh-tokoh penting. Antara lain menemui Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Namun, Taufiq menegaskan bahwa tidak ada alasan kuat bagi Novanto untuk menggantikan Ade. Taufiq bahkan sudah menanyakan langsung alasan Golkar menarik Ade dari posisi ketua DPR, untuk selanjutnya menggantikannya dengan Novanto.

“Saya tanya teman-teman Golkar, Pak Ade apa kesalahannya? Tidak ada yang bisa menjawab,” tegasnua.

Seperti diketahui, Novanto mulanya memang menduduki posisi ketua DPR. Namun, kasus Papa Minta Saham membuatnya lengser dari kursi ketua lembaga wakil rakyat itu.

Golkar semasa kepemimpinan Aburizal Bakrie lantas menunjuk Ade Komarudin sebagai ketua DPR menggantikan Novanto. Seiring waktu berjalan, Novanto menjadi ketua umum Golkar.

Selain itu, tidak ada putusan pengadilan yang menyebut Novanto bersalah dalam dugaan pemufakatan jahat terkait kasus Papa Minta Saham. Novanto bahkan menang di Mahkamah Konstitusi (MK) saat menggugat frasa ‘pemufakatan jahat’ dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(jpnn/fajar)

loading...
Click to comment
To Top