Doorrr!! Marianus Tembak Babi Hutan, Oalahh.. yang Mati Malah Teman Sendiri – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Doorrr!! Marianus Tembak Babi Hutan, Oalahh.. yang Mati Malah Teman Sendiri

SALAH TEMBAK: Samsuri meregang nyawa setelah ditembak Marianus Toba di lokasi berburu di Dusun Petikan Jaya, Desa Nanga Dua, Bunut Hulu, Rabu (23/11). ANDREAS

SALAH TEMBAK: Samsuri meregang nyawa setelah ditembak Marianus Toba di lokasi berburu di Dusun Petikan Jaya, Desa Nanga Dua, Bunut Hulu, Rabu (23/11). ANDREAS

FAJAR.CO.ID, PUTUSSIBAU-  Kembali terulang kejadian salah tembak saat berburu. Kali ini terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu. Dan Samsuri yang menjadi korbannya. Warga Dedai, Kabupaten Sintang itu ditembak Marianus Toba, 32, warga Desa Nanga Dua menggunakan senjata api (Senpi) jenis lantak, ketika berburu di hutan Dusun Petikan Jaya, Desa Nanga Dua, Bunut Hulu, Rabu (23/11) pukul 15.00.

Keduanya, Marinus dan Samsuri sama-sama memegang senapan lantak. Mereka berburu babi hutan. Keduanya berpencar untuk mendapatkan buruannya. Marianus kemudian melihat sesuatu yang bergerak-gerak di semak. Tanpa piker panjang, senapannya diarahkan ke semak itu. “Dia menduga yang di semak-semak itu babi hutan,” ujar Kapolres Kapuas Hulu AKBP Sudarmin, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Aminnuddin, SIK di markasnya, Jumat (25/11).

Dipikiran Marinus, kali ini dia pasti dapat buruannya. Dengan sangat yakin, ia langsung menembak ke arah semak-semak tersebut. Dia melihat ada yang menggelepar terkena peluru yang ditembakkannya. Gembira hati Marianus Marinus menghampiri sasaran tembaknya. Ternyata, kegembiraan Marianus meluap seketika. Terkaget-kaget dia melihat rekannya berlumuran darah dan tertelungkup mengerang dengan lubang peluru di badannya.

“Setelah didekati, bukan babi hutan, melainkan rekannya, Samsuri,” jelas AKP Aminnuddin.

Melihat rekannya yang sudah tak bernyawa, Marinus menjadi panik. Dia langsung menuju rumah kakak iparnya, Simon Supeno dengan mengendarai sepeda motor. “Tersangka meminta Simon Supeno agar mengantarnya ke Mapolsek Bunut Hulu dan melaporkan kejadian tersebut,” ucapnya.

Polisi langsung mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan mengevakuasi korban dan mengamankan tersangka serta barang bukti. “Saya imbau, masyarakat yang masih memiliki senjata api supaya menyerahkannya kepada aparat keamanan atau Polsek terdekat. Dengan alasan apapun, tidak dibenarkan menyimpan dan menggunakan senjata api tanpa izin,” tegasnya. (dre)

 

loading...
Click to comment
To Top