Mengerikan! Tabrak Mobil Pickup, Pengendara Motor Pecah Pecah Kepala, Mata Keluar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Mengerikan! Tabrak Mobil Pickup, Pengendara Motor Pecah Pecah Kepala, Mata Keluar

KECELAKAAN: Polantas Bontang saat mengecek di lokasi TKP yang menyebabkan satu nyawa melayang akibat tabrakan maut antara mobil pick up dengan sepeda motor.(olis)

KECELAKAAN: Polantas Bontang saat mengecek di lokasi TKP yang menyebabkan satu nyawa melayang akibat tabrakan maut antara mobil pick up dengan sepeda motor.(olis)

FAJAR.CO.ID, BONTANG- Kecelakaan maut kembali menelan korban. Kali ini, bocah laki-laki usia sekitar dua tahun harus merenggang nyawanya, setelah motor yang ditumpanginya bertabrakan dengan mobil pikap jenis L300, di jalan Juanda, sekira pukul 15.00 kemarin.

Kejadian yang diirinngi cuaca gerimis ini bermula ketika sebuah pikap yang melaju dari arah SMPN 2. Sunarti saksi mata mengatakan mobil pikap tersebut mengambil jalur kanan sampai memakan seluruh jalur lawan, sehingga tabrakan tak bisa terelakkan lagi.

Sontak bocah yang masih dua tahun itu yang posisinya berada di depan motor yang dikendarai kakak pertamanya, sementara ibunya berada di belakang, langsung menabrak mobil tersebut. karena hantaman begitu keras, bocah malang tersebut langsung meninggal dunia di tempat dengan kondisi yang menggenaskan, kepala pecah, otak berserakan dan matanyapun keluar.

Sementara kakaknya yang mengendaraipun terpental tak jauh dari adiknya, dengan posisi telentang, sementara ibunya terjatuh tersungkur dengan posisi sujud.
Menurut Sunarti, kondisi ibu korban terlihat juga parah, karena darah segar mengalir dari kepalanya. Sementara kakak korban, sempat tak sadarkan diri, namun akhirnya bisa bangkit.

“Saya kira ibunya juga meninggal, karena kayak orang sujud dan terdiam lama sekali tidak gerak-gerak. Sama orang-orangpun langsung diangkat ke mobil dibawa ke RS Amalia. Nah kalau kakaknya juga gitu terlentang tapi lama-lama gerak dan bisa berdiri. Tapi kasihan yang kecil adiknya, saya lihat sudah tidak bergerak, ngeri sekali, otak dan matanya sampai keluar,” kata Sunarti yang rumahnya tepat di depan TKP.

Sunarti yang saat kejadian terjadi, sedang didalam rumah, tiba-tiba mendengar suara hantaman keras, langsung keluar. /Setelah keluar rumah, kondisi korban yang dketahui bernama Irfan (2) sudah tak bernyawa.  “Saya sampai marahi itu bapak (supir pikap) saya bilang gini, Ya Allah pak, sampeyan itu gimana sih kalau nyupir, anak orang sampai mati gitu,” kata Sunarti.

Saat bertanya ke supir pick up, menurut Sunarti, bapak itu terlihat kaget, bingung sambil memegang dahi dan mukanya sembari berkata “Saya juga tidak tahu.”

Sementara kondisi kedua korban yang masih hidup menurut keterangan beberapa saksi dan pihak Polantas yang berada di TKP langsung dibawa ke RS Amalia, ibunya bocor di kepalanya dan sedang dijahit sementara kakak korban mengalami patah lengan. Sementara korban MD (meninggal dunia) langsung dibawa ke RSUD Taman Husada Bontang.

Usut punya usut, ternyara korban baru pulang dari pasar. Hal ini terlihat dari bawaan belanja berisi kacang tanah dan jagung yang berserakan terhambur di jalan.
Menurut keterangan tetangga korban yang enggan dikorankan namanya, korban yang tinggal di daerah RT.12 belakang Klinik Keluarga Kelurahan Api-Api, pergi ke pasar dalam rangka membeli bahan makanan jagung dan kacang tanah, guna dipakai acara pemilihan ketua RT.12.

Namun, Allah berkehendak lain, belum sampai rumah kecelakaan fatal terjadi. Sementara Polisi masih melakukan olah TKP, dan pelaku pun langsung dibawa ke Polres Bontang termasuk kendaraannya.(soh/cyn)

loading...
Click to comment
To Top