Sudah untung Punya Pacar, Eh Minta Minta Icip-icip Pakai Rayu, di Bui kan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Sudah untung Punya Pacar, Eh Minta Minta Icip-icip Pakai Rayu, di Bui kan

ilustrasi

TAK terlintas di benak Realita—nama disamarkan—mengisi masa remajanya dengan duduk di kursi pesakitan. Remaja berusia 17 tahun itu kemarin menjalani sidang tuntutan dilanjutkan putusan di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, kemarin (26/11).

Anak laki-laki berbadan ceking itu sebelumnya didakwa Pasal 82 UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak. Dia dituduh melakukan hubungan tak senonoh terhadap Cinta—juga nama samaran. Realita menyetubuhi remaja putri 14 tahun itu di sebuah hotel Jalan Gatot Subroto.

Di dalam ruang sidang anak PN Samarinda, kehadiran Realita didampingi ibunya. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus Supryanto menuntutnya dengan Pasal 82 Ayat 2 KUHP tentang Perlindungan Anak. Agus menuntut pemuda putus sekolah itu dengan pidana 4 tahun penjara.

Menurut jaksa, dari fakta persidangan, Realita terbukti melakukan bujuk rayu kepada korban. “Hasilnya, orangtua korban tak terima dan melaporkan hal itu ke polisi,” ujar Agus setelah persidangan. Mendengar tuntutan jaksa, Realita tampak tegang. Beberapa kali dia melihat sang bunda yang duduk di kursi pengunjung sidang, seakan-akan meminta pertolongan perempuan berkerudung itu.

Sidang dilanjutkan pembacaan putusan oleh hakim Joni Kondolele. Dalam pertimbangannya, Joni menerangkan hal yang memberatkan dan meringankan. Memberatkan, yakni perbuatan terdakwa melanggar norma asusila. Sementara yang meringankan, selama proses persidangan, Realita berkelakuan baik.

Selain itu, terdakwa masih muda dan diharap bisa memperbaiki perbuatannya. “Atas hal-hal tersebut, majelis memutuskan hukuman 26 bulan kepada terdakwa,” ujar Joni diiringi ketukan palu hakim. Hukuman tersebut dipotong masa tahanan. Atas vonis tersebut, Realita menerima putusan.

Kasus itu bermula saat Cinta kabur dari rumah selama sepekan. Orangtua korban meminta bantuan Realita mencari putrinya. Setelah dicari beberapa hari, Cinta akhirnya pulang ke rumah. Nah, saat ditanya alasannya kabur, Cinta mengaku sudah melakukan hubungan layaknya suami istri bersama Realita.

Tak terima dengan perbuatan terdakwa, orangtua korban melaporkan Realita ke polisi. Dari fakta persidangan, aksi mesum itu sudah berlangsung tiga kali. Dua kali sebelum korban kabur, sekali selama pelarian.

Ditemui sebelum persidangan, Realita mengaku menyesal. “Mestinya saya sedang sekolah bersama teman-teman,” tuturnya. Sembari memperbaiki posisi peci yang dikenakan, Realita menuturkan bakal mengikuti sekolah selama di tahanan. “Saya berharap bisa kembali sekolah setelah bebas,” pungkasnya. (*/fch/*/ndy/k11)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top