Walah, Nenek Bukannya Mikirin Akhirat, Malah Jadi Pengedar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Walah, Nenek Bukannya Mikirin Akhirat, Malah Jadi Pengedar

FAJAR.CO.ID, KUTAI TIMUR – Ada-ada saja kelakuan RM, warga asal Desa Manubar Dalam, Kecamatan Sandaran, Kutai Timur (Kutim). Diusianya yang menginjak 60 tahun, nenek ini bukannya memikirkan urusan akhirat, tapi justru bermain-main dengan obat-obatan terlarang.

RM ditangkap Kepolisian Sektor (Polsek) Sangkulirang lantaran terbukti mengedarkan obat doubel L, atau pil Koplo, Jumat (25/11) lalu di rumahnya.

Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan masyarakat, (25/11) pukul 20.00 Wita, bahwa di RT 05 Rimba Hijau, Desa Manubar Dalam, sering dijadikan tempat transaksi obat keras jenis doubel L. Setelah itu anggota Polsek Sangkulirang menuju ke tempat kejadian perkara (TKP).

Hasilnya, pukul 22.00 Wita, polisi berhasil menemukan TKP dimaksud dan melakukan pengeledahan di rumah RM, dengan disaksikan ketua RT 05 dan warga setempat. Dari situ, polisi mendapatkan obat doubel L di dalam warung RM sebanyak 2.600 butir.

Setelah dilakukan introgasi, RM mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya. Barang siap diedarkan itu didapatnya dari salah seorang pengedar Samarinda. Atas kejadian tersebut, RM dan barang bukti diamankan di Polsek Sangkulirang guna penyidikan lebih lanjut.

“Barang bukti itu terdiri dari 15 poket, delapan poket dan 1.900 butir yang disimpan di dalam tas hitam, serta uang pecahan Rp 20 ribu sebanyak 11 lembar hasil penjualan obat doubel L,” ungkap Kapolres Kutim AKBP Rino Eko, Sabtu (26/11) kemarin.

Kasus tersebut, menurutnya, masih dikembangkan oleh Polsek Sangkulirang, untuk melacak dari mana obat-obatan itu berasal. “Untuk tersangka, bakal dijerat dengan pasal 197 UU 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman di atas 7 tahun penjara,” tegasnya. (Fajar/JPG)

loading...
Click to comment
To Top