Aktivis Jarnus Sesalkan Anies Tak Kenal Agus – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

Aktivis Jarnus Sesalkan Anies Tak Kenal Agus

img-20161125-wa0003

FAJAR.CO.ID JAKARTA – Aktivis Jaringan Nusantara (Jarnus) Irwansyah menyesalkan gaya kampanye calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat blusukan di Gelanggang Remaja Jakatta Utara.

Menurut Irwansyah, Anies terkesan kurang bijak saat harus nenyebut dan membandingkan cagub no 1 Agus Harimurti.

“Ya sangat disayangkan dan tidak pantas, walaupun tidak ada yang dilarang untuk menarik simpatik dalam berkampanye,” kata Irwansyah yg juga dikenal sebagai aktivis 98 itu.

Menurut Irwansyah, sangat naif jika harus merendahkan calon lain, demi menarik simpati masyarakat. Apalagi sampai ngaku tidak kenal.

“Ya kalau mau disol juga nanti ada yg tanya soal kenapa Anies di reshuffle, lalu kebelakang lagi soal gagal konvensi Demokrat, Jadinya kan gak sehat,” terangnya.

Sebelumnya, Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Anies Rasyid Baswedan meminta warga memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak yang jelas.

Dia mengimbau warga tidak sembarang memilih pemimpin yang tidak pernah terdengar kinerjanya.

Anies mengingatkan agar warga di DKI memilih calon gubernur yang sudah dikenal.

Dia kemudian bertanya kepada pengurus RT dan RW se-Jakarta yang memenuhi Gelanggang Remaja, di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara tentang Agus Harimurti Yudhoyono, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan didirnya sendiri Anies Baswedan.

“Memilih pemimpin jangan yang tak dikenal. Yang satu Basuki kenal? Satu lagi Anies, kenalkan. Lalu, siapa Agus ? Apa yang pernah diberikan pada warga Jakarta, berapa staf yang pernah dipimpinnya,” ujar Anies di depan pengurus RT/RW se-Jakarta Utara di Gelanggang Remaja Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Minggu (27/11/2016).

Ia mengatakan warga harus memilih pemimpin yang sudah mempunyai prestasi.

“Pilihan kita semua di sini tidak boleh salah. Insya Allah bersama kami tidak salah. Karena kami sudah berpengalaman. Kita berbicara di sini untuk Jakarta ke depan yang lebih baik. Jakarta butuh waktu berbenah. Bukan dengan mimpi tapi kerja keras,” tambahnya.

loading...
Click to comment
To Top