Ini Kisah Putri Tidur yang Ada di Dunia Nyata – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Internasional

Ini Kisah Putri Tidur yang Ada di Dunia Nyata

FAJAR.CO.ID – Kisah Putri Tidur alias Sleeping Beauty sepetinya tidak hanya ada di dunia cerira fiksi. Tapi ada juga di dunia nyata.

Salahsatunya di Inggris, ada perempuan yang mengalami sindrom tidur nyenyak sepanjang waktu. Namanya, Beth Goodier.

Warga Inggris Raya itu seharusnya sekarang sudah lulus universitas dan menjalani pelatihan sebagai psikolog anak.

Namun, perempuan cantik yang pintar dengan rasa percaya diri tinggi serta mudah bergaul itu malah menghabiskan banyak waktu untuk tidur lelap.

Lima tahun lalu saat usianya memasuki 17 tahun, Beth jatuh tertidur.

Tidur sangat nyenyak sampai enam bulan. Selama 22 jam per hari, Beth akan tidur dan akan bangun namun dalam kondisi tidur, untuk ke toilet dan makan serta minum.

Selama lima tahun terakhir, ibu Beth, Janine, menghitung kalau anaknya sudah menghabiskan 75 persen waktunya untuk tidur.

Beth yang sekarang berusia 22 tahun adalah satu dari 100 anak muda Inggris yang didiagnosis menderita sindrom Kleine-Levin syndrome (KLS) alias sindrom Sleeping Beauty.

Sindrom tersebut umumnya menyerang anak muda. Rata-rata saat usia mereka berusia 16 tahun dan bertahan selama 13 tahun.

Saat ini, Beth juga menjalani episode tidur lelap selama dua setengah bulan. Tidak ada yang bisa membangunkannya.

“Suara kencang, obat, bujukan, atau apa pun, tidak menganggunya,” ulas Jenine.

Jadi, dia menghabiskan waktu dengan pakai piyama di kasur atau sofa.

Kadang-kadang, saat sedang bangun, dia akan pergi ke Stockport, Cheshire, untuk bertemu dokter.

“Kami akan menggunakan kursi roda karena Beth terlalu lelah untuk berjalan,” kata perempuan 48 tahun itu.

Janine berharap putrinya segera pulih dan melewati masa-masa keemasannya.

Dikisahkan sang Ibu, Beth awalnya mengalami kelelahan parah.

Dia berpikir, itu karena Beth terlalu banyak aktivitas. Sampai suatu sore, Beth jatuh tertidur di sofa dan tidak bisa dibangunkan.

Ketika coba dibangunkan, Beth seolah tidak mendengar dan malah mendengkur lembut seperti anak bayi yang sedang tidur.

Walau demikian, Beth pun punya kekasih yang ditemuinya tiga tahun lalu saat sedang tidak tertidur.

Nama kekasihnya Dan, ia adalah guru sekolah dasar berusia 25 tahun.

“Dan akan datang ke rumah hampir setiap hari dan duduk di samping Beth. Dia berbicang ini itu meski Beth tetap tidur. Saat Beth bangun, mereka akan pergi berkencan,” jelasnya.

Jenine awalnya menduga otak Beth bermasalah karena ada tumor atau semacamnya. Namun, setelah dicek, semua bersih dan baik-baik saja.

Nanti, saat Beth bangun, dia seolah tidak sedang sakit atau habis tidur panjang.

“Dia tidak tahu kalau dia sudah tidur lama dan tidak melakukan apa pun,” tambah Jenine seperti dilansir Daily Mail.

Namun, itu pun membuat Beth frustrasi. Karena yang paling menyedihkan bagi kami adalah saat semua teman kuliahnya sudah lulus.

Dia bangun dan menyadari kalau dia harusnya menjadi salah satu dari mereka.

“Beth sangat sedih. Saya pun sedih,” pungkasnya.

Click to comment
To Top