Pernyataan Tito Karnavian Bisa Membahayakan Demokrasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Pernyataan Tito Karnavian Bisa Membahayakan Demokrasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Tanpa alasan yang jelas, polisi dilarang merespon aksi demonstrasi damai, tanggal 2 Desember dengan berlebihan. Apalagi sampai membatasi aksi menuntut tersangka penista agama, Basuk T Purnama dengan tudingan-tudingan tidak berdasar.
“Demonstrasi atas dasar apapun merupakan hak konstitusional warga yang harus dijamin oleh negara. Prinsip Siracusa membolehkan bahwa pembatasan hak dapat dilakukan dengan tidak membahayakan esensi hak tersebut,” jelas Pakar hukum Todung Mulya Lubis saat konferensi pers bersama sejumlah tokoh di Hotel Atlet Century, Jakarta Selatan, senin (28/11)

Atas dasar itu, dia menyayangkan pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang menuding adanya dugaan makar. “Pernyataan Kapolri itu berbahaya dalam kehidupan demokrasi. Ini  dikhawatirkan akan mengancam kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama di Indonesia,” kata Todung

Dia menekankan, setiap warga negara memiliki tugas yang sama untuk menjaga dan mempertahankan keberagaman Indonesia. Todung pun menyebutnya sebagai bentuk ekspresi kenegarawanan.

Walau begitu, Todung mengatakan Kepolisian memang memilkii otoritas untuk melarang rencana demonstrasi itu bila dalam penyelenggaraannya telah mengganggu ketertiban umum.

“Tapi harus dengan cara terukur dan tanpa menebarkan kecemasan lanjutan di tengah masyarakat,” tandasnya. [rmol/fajar/sam]

loading...
Click to comment
To Top