Hadeehh.. Kapolri Ngaku Kesulitan Tahan Ahok Karena Masalahnya Begini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Hadeehh.. Kapolri Ngaku Kesulitan Tahan Ahok Karena Masalahnya Begini

Kapolri Jenderal Tito Karnavian
FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI non aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dianggap berbeda dengan kasus serupa yang pernah terjadi di Indonesia. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan, kepolisian sulit untuk menahan Ahok meski telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Orang banyak tanyakan, kenapa yang lain langsung ditahan, kok yang ini (Ahok) belum juga ditahan! Ini masalah bahasa, makanya kita panggil ahli bahasa dari berbagai Universitas, dari MUI. Begitu juga dari ahli agama, ada banyak dipanggil, total hampir 30 (saksi),” kata dia di Kampus Jayabaya, Pulomas, Jakarta Timur, (Rabu, 30/11).

Tito menjelaskan, kasus Lia Eden yang mengaku titisan Nabi Muhammad SAW mudah dibuktikan lantaran Nabi Muhammad SAW hanya ada satu di dunia ini.

“Beda dengan kasus Lia Eden, karena gampang pembuktiannya. Dia bilang titisan Nabi Muhammad SAW, lah Nabi Muhammad SAW itu cuma satu-satunya, gak ada lagi,” kata Kapolri Tito.

Hal serupa juga terjadi dengan kasus Arswendo Atmowiloto yang langsung ditahan karena telah melakukan penghinaan dan penistaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

“Soal Arswendo gampang juga. Dia bikin poling, Nabi Muhammad SAW ditaruh di nomor 11, (sedangkan) dirinya sendiri nomor 10, kan gampang pembuktiannya,” jelas Tito.

Tak hanya itu, kasus perobek Alquran di Jawa Tengah, orangnya langsung ditangkap karena sudah jelas melakukan penistaan. [rmol/fajar/sam]

loading...
Click to comment
To Top