Terbukti Korupsi Anggaran Alutsista, Brigjen Ini Dipenjara Seumur Hidup – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Terbukti Korupsi Anggaran Alutsista, Brigjen Ini Dipenjara Seumur Hidup

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Militer Tinggi (Dilmilti) II Jakarta menjatuhkan vonis hukuman pidana pokok penjara seumur hidup kepada Brigjen TNI Teddy Hernayadi, karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi anggaran Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista).

Di samping itu, putusan Majelis Hakim Dilmiti II Jakarta, dengan Nomor: 23-K/PMT-II/AD/VII/2016 tanggal 30 November 2016, juga menjatuhkan vonis hukuman tambahan bagi Teddy Hernayadi berupa dipecat dari dinas militer (TNI AD) dan harus mengganti kerugian negara sebesar USD 12.409.995,71.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto menyatakan bahwa TNI menjunjung tinggi dan patuh pada hukum yang berlaku.

“Selama ini prajurit TNI selalu menjunjung tinggi dan patuh pada hukum yang berlaku, karena hukum sebagai Panglima,” kata Wuryanto, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (1/12).

Tentara Nasional Indonesia lanjutnya, mendukung apa pun keputusan dari Dilmilti II Jakarta dan tidak melakukan intervensi.

“Keputusan ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh prajurit, untuk tidak bertindak melakukan pelanggaran sekecil apa pun dan Pimpinan TNI tidak akan mentolerir pelanggaran yang dilakukan oleh oknum prajuritnya,” tegas Kapuspen TNI.

Dia jelaskan, putusan hukum yang ditetapkan oleh Hakim Dilmiti II Jakarta, merupakan bentuk upaya meyakinkan masyarakat bahwa TNI berkomitmen dan bersikap tegas menegakkan hukum, bagi oknum prajurit TNI yang melakukan pelanggaran.

Selama ini lanjutnya, pandangan masyarakat terhadap sistem peradilan militer terkesan tertutup dan dapat diintervensi oleh pejabat TNI. “Hari ini membuktikan bahwa tuntutan yang hanya 12 tahun, ternyata dijatuhi keputusan seumur hidup, ini hal yang luar biasa karena TNI memposisikan hukum sebagai Panglima,” tegasnya.

Apabila ada oknum prajurit TNI yang tetap melakukan pelanggaran, Kapuspen TNI menyatakan akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Ini komitmen Pimpinan TNI bahwa keputusan hukum ini, sebagai momentum bersih-bersih TNI dari segala bentuk pelanggaran.

“Upaya yang dilakukan Pimpinan TNI bukan hanya bersih-bersih dari korupsi, namun juga dari semua bentuk pelanggaran, sehingga institusi TNI bisa lebih baik dan profesional,” pungkasnya, sembari menambahkan bahwa sesuai dengan UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, bagi prajurit TNI yang melakukan pelanggaran tindak pidana korupsi akan diproses sesuai hukum yang berlaku. (fajar)

loading...
Click to comment
To Top