Fahira Idris Minta JPU Kasus Ahok Jaga Profesionalitas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Fahira Idris Minta JPU Kasus Ahok Jaga Profesionalitas

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, memasuki babak baru. Setelah melalui proses penyidikan di Polri, akhirnya Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan berkas tersebut lengkap atau P21 dan bisa segera dibawa ke pengadilan.

Wakil Ketua Komite III DPD RI, Fahira Idris mengungkapkan, berkas perkara P21 bertujuan menuntaskan dan menyelesaikan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok. Saat ini, jaksa menjadi pihak yang ditugasi rakyat melalui negara untuk melakukan penuntutan terhadap seorang terdakwa. Tugas jaksa adalah meyakinkan hakim bahwa terdakwa memang bersalah dan layak mendapat hukuman.

“Kalau di pengadilan, jaksa penuntut umum (JPU) itu menjadi alat yang mewakili rakyat untuk menuntut seseorang yang melanggar hukum. Artinya, jaksa harus serius, profesional dan bekerja keras untuk membuktikan seorang terdakwa pantas mendapat hukuman sesuai dengan pelanggaran hukum yang dilakukannya. Kini, fokus rakyat adalah mengawal kerja jaksa dan pengadilan,” kata Fahira, di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta Jumat (2/12).

Senator dari DKI Jakarta ini mengingatkan, kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok sudah menjadi isu nasional dan sudah menguras banyak energi sehingga berbagai polemik dan silang pendapat yang sempat bersemai saat kasus ini ditangani kepolisian tidak perlu terjadi lagi saat ditangani kejaksaan. Oleh karena itu, profesionalitas jaksa harus benar-benar dijaga.

“Karena akan masuk pengadilan, artinya jaksa pada posisi yakin bahwa saudara Ahok bersalah karena sudah melanggar hukum dan harus meyakinkan hakim bahwa terdakwa bersalah. Keseriusan, profesionalitas, dan kerja keras jaksa akan dinilai dari performanya saat di pengadilan. Jadi mari kita awasi bersama-sama,” pungkas Fahira. (Fajar)

loading...
Click to comment
To Top