Ini Isi Surat Sri Bintang Pamungkas yang Diduga Makar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Ini Isi Surat Sri Bintang Pamungkas yang Diduga Makar

sri-bintang-pamungkas

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mabes Polri terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap 10 tokoh aktivis yang ditangkap dini hari tadi, Jumat (2/12/2016), atas dugaan melakukan pemufakatan jahat upaya makar atau menggulingkan pemerintahan yang sah.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengungkapkan 10 tokoh aktivis itu ditangkap karena mereka terbukti tengah berencana untuk melakukan penggantian presiden melalui sidang istimewa.

“Mereka ingin mencabut mandat Presiden Jokowi dan Wapres JK, membentuk pemerintahan transisi,” ujar Boy Rafli Amar.

Sementara itu beredar surat yang diperoleh dari Istri Sri Bintang Pamungkas, Ernalia, yang melihat suaminya memang mengetik satu surat sehari sebelum Aksi 2 Desember.

Surat itu diantarkan kepada MPR-DPR untuk mendesak agar melakukan sidang istimewa terkait penggulingan pemerintahan yang sah. (Fajar/pojoksatu)

Berikut isi suratnyanya:

Kepada Yth.:
Pimpinan
Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
d/a Gedung DPR/MPR-RI
Jl. Jenderal Hatot Soebroto
Jakarta Selatan

Dengan hormat,
Bersama ini, kami dari kelompok Gerakan Nasional People Power Indonesia, yang merupakan gabungan dari beberapa exponen aktivis, sehubungan dengan situasi tanah air sekarang ini, sudah menyampaikan keinginan kami meminta kesediaan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk memanggil Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia guna menggelar Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (SI-MPR RI) sesegera mungkin. Yaitu, dengan maksud menyelesaikan persoalan-persoalan Negara yang dari hari ke hari semakin berbahaya bagi kelangsungan jalannya Negara Kesatuan Republik Indonesia

Adapun tujuan akhir dari SI-MPR RI itu adalah untuk menghasilkan Ketetapan-ketetapan MPR-RI yang meliputi:

  1. Menyatakan berlakunya kembali Undang-Undang Dasar 1945 Asli di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
  2. Mencabut Mandat Presiden dan Wakil Presiden RI yang sekarang, masing-masing dijabat oleh Joko Widodo dan Jusuf Kalla
  3. Mengangkat Penjabat Presiden Republik Indonesia yang baru, yang sekaligus menjadi Ketua Presidium Republik Indonesia dengan wewenang menyusun Pemerintah Transisi Republik Indonesia

Demikian permintaan kami, dengan harapan MPR-RI dapat memenuhinya dengan segera. Terimakasih atas segala perhatian dan kesediaannya.

Hormat saya,

Sri-Bintang Pamungkas

loading...
Click to comment
To Top