Menteri Basuki Pimpin Penanaman Pohon Serentak di 34 Provinsi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Menteri Basuki Pimpin Penanaman Pohon Serentak di 34 Provinsi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Dalam rangka aksi nyata penyelamatan hutan, tanah dan air yang menjadi tema dari Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan penanaman pohon di Jalan Tol Cikopo-Palimanan, tepatnya di Simpang Kertajati, KM 158 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

“Pada hari ini, kita melakukan secara serentak penanaman pohon yang merupakan salah satu aksi konkrit dan upaya nyata di 34 provinsi untuk memulihkan kondisi daerah aliran sungai. Sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk lebih aktif menanam pohon, dan merawatnya,” kata Basuki dalam rilis yang diterima di Jakarta, Jumat (2/12).

Basuki yang didampingi istrinya, Kartika Basuki menyatakan aksi penanaman pohon serentak ini merupakan bagian dari rangkaian acara Hari Bakti PU Ke 71 pada 3 Desember nanti, serta mendukung Hari Penanaman Pohon Indonesia.

“Sebelumnya tanggal 28 November lalu, saya bersama Menteri Lingkungan Hidup mendampingi Bapak Presiden di Tuban juga menanam pohon dalam rangka Hari Penanaman Pohon,” imbuh Basuki.

Kegiatan penanaman pohon juga melibatkan siswa-siswi dari tiga sekolah dasar setempat yang bertujuan memupuk budaya menanam pohon, dan mencintai lingkungan sejak dini sesuai dengan tema kegiatan tersebut yaitu Satu Pohon Satu Kehidupan.

Acara dimulai dengan penyerahan pohon secara simbolis dari Menteri Basuki dan Ibu Kartika kepada masyarakat setempat yang kemudian bersama-sama dilakukan penanaman pohon. Sebanyak 1.500 bibit pohon Mahoni dengan tinggi minimal 1 meter. Menteri Basuki dalam arahannya usai menanam pohon berpesan kepada warga sekitar untuk turut menjaga pohon-pohon yang ditanam tersebut.

“Yang terpenting setelah ini harus dijaga agar pohonnya tetap hidup. Menanamnya juga jangan hanya di sini, tetapi di rumah juga,” pesan Basuki.

Dia tambahkan, penanaman pohon juga meningkatkan kualitas infrastruktur hijau, bukan hanya sekedar sebagai objek fisik, namun bisa menjadi tempat wisata dan pusat pengembangan sosial-ekonomi masyarakat yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Penanaman pohon sebagai upaya mitigasi dampak perubahan iklim global, degradasi dan deforestasi hutan dan lahan, serta upaya konservasi sumber daya air,” pungkasnya. (Fajar)

To Top