Razia PSK, Petugas Temukan Puluhan Pak Kondom – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Razia PSK, Petugas Temukan Puluhan Pak Kondom

FAJAR.CO.ID, SANGATTA – Tiga pekerja seks komersial bersama seorang muncikarinya diciduk petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutai Timur, Kamis (1/12) malam.

Mereka ternyata tetap membandel meski Pemkab Kutim telah menutup dan menyegel paksa rumah prostistusi Tenda Biru di Kecamatan Teluk Pandan.

Dalam operasi itu, petugas juga mendapatkan barang bukti berupa 28 pak kondom dan 24 botol bir dengan merek Bintang dan Guiness).

“Kami bergerak tadi malam (Kamis) sekitar jam 11:00 Wita malam. Saat kami melakukan penyergapan di Tenda Biru, kita mendapatkan satu muncikari dan tiga PSK,” kata Kabid Tentratibum Satpol PP Kutim Suharman, Jumat (2/12) kemarin.

Dia mengatakan, sebelumnya pihaknya telah memantau aktivitas di Tenda Biru tersebut selama dua pekan terakhir.

“Saat kami amankan, para PSK tersebut sedang menunggu para pria hidung belang, dengan menyediakan beberapa botol minuman bir di atas meja. Terus kami juga mendapatkan adanya puluhan kondom yang sudah mereka siapkan,” ungkapnya.

Suherman mengaku geram dengan adanya aktivitas itu.

Karena, pihaknya telah berulang kali menginggatkan para PSK dan muncikarinya.

“Untuk yang terakhir kalinya, kami akan menginggatkan lagi mereka (PSK). Tapi kalau masih ada yang nekat lagi, ya mau ndak mau, meraka akan kami tindak tegas,” tegas pria yang karib disapa Cono ini.

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim nomor 3 tahun 2016 tentang Penangganan dan Pemeberdayaan Penyandang Masalah Sosial, maka setiap PSK dapat dikenai sanksi pidana kurungan tiga bulan penjara dan denda Rp 50 juta.

“Di situ bukan hanya individunya, tapi juga badan atau orang yang menaunginya, bisa ikut tindak nantinya. Cuman aturan itu belum kami berlakukan, kami masih upayakan langkah persuasif. Kami masih memberikan toleransi,” tuturnya. (Fajar/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top