BAHAYA! Pembacok Kapolsek Masih Keliaran, Mereka Juga Bawa Senjata – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

BAHAYA! Pembacok Kapolsek Masih Keliaran, Mereka Juga Bawa Senjata

Sejumlah personel kepolisian ketika melakukan pencarian dan memburu tiga orang terduga pelaku penganiayaan anggota Polri di Desa Tumbang Sanamang, Rabu (30/11).(IST)

Sejumlah personel kepolisian ketika melakukan pencarian dan memburu tiga orang terduga pelaku penganiayaan anggota Polri di Desa Tumbang Sanamang, Rabu (30/11).(IST)

FAJAR.CO.ID, KASONGAN– Pengejaran terhadap kawanan terduga pelaku penganiaya Kapolsek Katingan AKP Abdul Karim SH dan anggotanya terus berlanjut, dalam perburuan kali ini anggota dari Polres Katingan, Satbrimob dan Satuan Reserse Direskrimum Polda Kalteng sepertinya cukup berhati-hati. Pasalnya, kelompok LA Cs diduga membawa senjata api jenis dum-duman, sehingga tidak menutup kemungkinan bisa terjadi kontak senjata.

Belum diringkusnya kelompok LA Cs ini juga membuat warga di Katingan Hulu resah, terutama di kampung terduga pelaku yakni di Desa Penda Tenggaring Lama maupun di Desa Tumbang Sanamang sendiri. Dari keterangan warga Desa Tumbang Sanamang, para pelaku ini memang orang yang sangat disegani di Desa Penda Tenggaring Lama.

LA Cs pun diperkirakan tidak akan menyerah begitu saja dalam penangkapan ini. Sebab LA setelah keluar dari penjara dua bulan yang lalu sudah menceritakan kepada warga, akan menyerang oknum Anggota Polsek Katingan Hulu yang menangkapnya pada saat melakukan pembunuhan di tahun 2012 lalu.

“Warga di tempatnya memang banyak yang tidak berani dengan LA. Makanya sekarang ini warga di tempat itu (Desa Penda Tenggaring Lama), tidak bersedia memberikan keterangan lebih jauh kepada Polisi, karena takut,” ujar sumber terpercaya Kalteng Pos yang mewanti-wanti agar namanya tidak dikorankan.

Informasi lainnya, dalam pelariannya untuk menghindari petugas, ketiganya sudah mempersiapkan diri dengan membawa bekal logistik makanan seperti mie instan dan lainnya.

Sementara Camat Katingan Hulu H Supardi SPd MSm ketika kembali dikonfirmasi perkembangan terbaru di wilayahnya masih dalam kondisi kondusif. Namun dia tidak membantah jika di wilayah atau lokasi pencarian pelaku yang dilakukan oleh petugas Kepolisian saat ini sedikit mencekam.

“Ya warga takut juga. Sekarang warga lebih memilih berdiam di rumah, di tengah kondisi seperti ini,” ujarnya kepada Kalteng Pos ketika dihubungi lewat teleponnya, Rabu (30/11).

Dia juga membenarkan, bahwa LA dan MA memang kakak beradik dan bersaudara kandung. Sedangkan satunya (FE) dia tidak mengetahuinya. Selanjutnya untuk akses titik-titik yang berpotensi tempat pelaku keluar ditutup dan dipantau oleh pihak Kepolisian. “Sekarang Polisi terus melakukan pencarian dan tersebar di sejumlah titik. Ya semoga saja nanti cepat tertangkap,” tandasnya.(eri/ala)

loading...
Click to comment
To Top