Buni Yani Layangkan Praperadilan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Buni Yani Layangkan Praperadilan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tersangka penyebar video potongan pidato Basuki Tjahaja Purnama di Kepualauan Seribu beberapa waktu lalu, Buni Yani, resmi melayangkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini (5/12).

Kuasa Hukum Buni menilai bahwa dalam penetapan dan penangkapan kliennya, terdapat hal yang tak lazim. Baik itu secara prosedur ataupun hukum acara yang dilakukan para penyidik Polda Metro.

Dalam gugatan yang dilayangkan, mereka juga menyinggung soal KUHAP dan Peraturan Kapolri.

Dalam penetapan tersangka juga, menurut kubu Buni, mesti ada pengujian. Nanti baru bisa diketahui, apakah sudah layak menjadi tersangka atau hanya sebatas saksi.

“Kita menganggap bahwa tidak ada perbuatan melawan hukum terkait yang dilakukan Pak Buni Yani,” ucap kuasa hukum Buni, Unoto Dwi Yulianto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (5/12).

Menurutnya, sangat aneh bila dalam pemeriksaan awal Buni hanya berstatus saksi, tapi tak berapa lama langsung ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Artinya penangkapan dilakukan terlebih dahulu sebelum proses pemeriksaan. Sedangkan untuk penangkapan yang bukan tangkap tangan, harus ada pemanggilan sesuai dengan peraturan Kapolri nomor 14 tahun 2012 dan 2009 tentang manajemen penyidikan dan pengawasan dan pengendalian penyidikan pidana,” tutur dia.

Sementara itu, Buni sendiri menganggap gugatannya ini merupakan bentuk perjuangan untuk menegakan keadilan.

“Saya mengupload video, sebetulnya itu sudah dijamin oleh UU, pasal 28 UUD 45 untuk kebebasan berpendapat. Jadi semua orang di Indonesia punya hak yang sama untuk mengatakan pendapatnya,” terang pria berambut putih ini.

Dia juga berharap, dirinya jangan dikriminalisasi. Pasalnya undang-undang telah jelas mengatur kebebasan berpendapat.  “Kalau orang berpendapat tidak bisa dijadikan tersangka,” tukas dia. (Fajar/JPG)

Click to comment
To Top