Gara-gara Ini, Fahri Laporkan Sohibul Iman ke Bareskrim – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Gara-gara Ini, Fahri Laporkan Sohibul Iman ke Bareskrim

FAJAR.CO.ID JAKARTA – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah melaporkan Presiden PKS Sohibul Iman ke Bareskrim Polri dengan tuduhan pencemaran nama baik, Senin (5/12).

Mujahid A. Latief kuasa Hukum Fahri, yang juga tergabung dalam Tim Pembela Keadilan & Solidaritas (PKS).

Sohibul dilaporkan karena diduga telah melanggar Pasal 310 KUHP Jo. Pasal 55 ayat (1) KUHP tentang pencemaran nama baik kliennya, Fahri Hamzah yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPR.

Selain itu, Sohibul Iman diduga melanggar UU No. 19 tahun 2016 tentang ITE pasal 27 yakni mendistribusikan dan mentransmisikan konten penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Menurut Mujahid, konten penghinaan dan pencemaran nama baik itu bisa diakses kader PKS maupun masyarakat luas tanpa batas.

“Kita sesalkan ada berita bohong yang dicantumkan di situs resmi partai yaitu www.pks.or.id,” ujar Mujahid pada Fajar.co.id.

Dalam situs itu, Fahri Hamzah disebut melanggar kode etik ringan sebagaimana putusan MKD, padahal putusan itu tidak pernah ada.

Selain itu, dua poin lagi yang disebut sebagai berita bohong adalah Fahri Hamzah disebutkan telah mengatasnamakan DPR RI untuk membubarkan KPK, dan dianggap ‘pasang badan’ untuk 7 proyek DPR RI.

“Berita itu mencemarkan nama baik klien kami. Padahal klien kami tidak pernah mengatasnamakan DPR RI,” papar Mujahid.

Sementara, lanjut Mujahid, untuk pembubaran KPK dan tentang proyek DPR RI hal ini telah melalui proses panjang di DPR RI dan Fahri Hamzah adalah dalam konteks dirinya sebagai Ketua Tim Implementasi Modernisasi DPR.

Fahri Hamzah belum bisa dikonfirmasi terkait laporan ini karena sedang memimpin delegasi parlemen Indonesia ke Uzbekistan untuk lawatan dan pemantauan Pemilihan Presiden negeri itu sepeninggal mendiang Presiden Islam Karimov.

Diketahui, Presiden PKS dilaporkan ke Bareskrim di tengah penantian beberapa elite partai dakwah ini, termasuk di dalamnya Sohibul Iman sendiri, atas turunnya keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin depan 12 Desember.

Sebelumnya, petinggi PKS dinyatakan kalah karena Majelis Hakim mengabulkan seluruh gugatan Fahri Hamzah dalam putusan provisi, atas posisinya sebagai Kader PKS, Anggota DPR dari PKS dan Wakil Ketua DPR.

Atas laporan ini, Sohibul Iman terancam pidana paling lama 9 bulan untuk pasal pencemaran nama baik, pasal 55 KUHP, dan penjara paling lama 6 tahun serta denda Rp 1 miliar untuk pelanggaran UU ITE.

Click to comment
To Top