Ganjar Pranowo Dicecar Pertanyaan Ini oleh Penyidik KPK … – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Ganjar Pranowo Dicecar Pertanyaan Ini oleh Penyidik KPK …

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek pengadaan e-KTP tahun anggaran 2011-2012. Diperiksa selama tujuh jam, Ganjar mengaku sempat ditanya penyidik soal dugaan adanya uang haram yang mengalir ke sejumlah anggota komisi II DPR kala itu, termasuk dirinya.

“Ada pertanyaan apakah di komisi II ada pembagian uang, apakah Pak Ganjar menerima atau enggak. Saya jawab tidak, kebetulan tadi ada salah satu yang langsung dikonfrontasi ke saya, ya saya jawab apa adanya,” kata Ganjar di depan gedung KPK sekitar pukul 17.15 WIB, Rabu (7/12).

Diketahui, Ganjar merupakan salah satu anggota komisi II DPR saat proyek e-KTP berlangsung. Selain Ganjar, hari ini KPK juga memeriksa mantan Anggota Komisi II DPR Chairuman Harahap dan Markus Nari sebagai saksi.

Ganjar mengatakan, penyidik mengajukan sekitar 18 pertanyaan dalam pemeriksaan saksi untuk dua tersangka Irman dan Sugiharto. Menurut dia, penyidik mencecarnya soal proses penganggaran proyek e-KTP di DPR.

“Kalau selama proses itu berjalan, biasa saja. Memang kan bertahap, memang mau membeli chip, mau membeli kartu, chipnya kayak apa, alatnya kayak apa. Selama di kita prosesnya biasa aja,” papar Ganjar.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan dua orang tersangka. Mereka adalah mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Penduduk pada Ditjen Dukcapil Kemendagri, Sugiharto dan Irman selaku mantan Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Dukcapil Kemendgari atau Dirjen Dukcapil Kemendagri.

Keduanya diduga bersama-sama melakukan perbuatan melawan hukum dalam proyek pengadaan e-KTP. Sehingga menyebabkan kerugian negara senilai Rp 2 triliun.

Dua tersangka itu diduga menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi terkait pengadaan paket penerapan e-KTP tahun 2011-2012. Disebutkan total nilai proyek e-KTP sebesar Rp 6 triliun. (Fajar/jpg)

loading...
Click to comment
To Top