Inilah 12 Kebutuhan Mendesak Korban Gempa Aceh – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Inilah 12 Kebutuhan Mendesak Korban Gempa Aceh

FAJAR.CO.ID, ACEH – Air bersih sampai saat ini masih menjadi kebutuhan mendesak bagi para pengungsi yang terkena gempa berkekuatan 6,5 skala richter (SR), yang menerjang di Provinsi Aceh.

Kepala Pusat Data dan Informasi Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, sebenarnya di tempat pengungsian terdapat air. Namun tidak layak untuk dikonsumsi.

“Air bersih sangat diperlukan. Kondisi di pos pengungsian sendiri airnya kurang bersih, ada yang keruh,” ujar Sutopo di Kantor BNPB, Jalan Pramuka Raya, Jakarta, Sabtu (10/12).

Sementara menurut Sutopo, sebenarnya banyak pompa listrik yang bisa menghasilkan air bersih. Namun akibat gempa itu aliran listrik menjadi mati.

“Masih ada travo yang belum menyala, 52 tiang listrik juga patah tentu berpengaruh pada air bersih,” ujar Sutopo.

Karenanya, pria kelahiran Boyolali, Jawa Tengah tersebut mengaku sampai saat ini pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) terus berusaha agar para pengungsi bisa mendapatkan air bersih. “Kita mengusahakan seperti pengadaan tangki air dan hidran,” pungkasnya.

Adapun kebutuhan mendesak lainnya sebagai berikut:

  1. Sandang dan pangan
    2. Peralatan kesehatan dan obat-obatan
    3. Mobilisasi dokter orthopedi
    4. Tenda penampung pengungsi
    5. Mandi, cuci, kakus (MCK)
    6. Relawan
    7. Tenda pelayanan kesehatan
    8. Tenaga medis (dokter anak, bedah tulang, perawat)
    9. Susu
    10. Popok bayi
    11. Sarung, selimut, peralatan salat, dan
    12. Keperluan sekolah.

Seperti diketahui, Provinsi Aceh diguncang gempa berkekuatan 6,5 SR  pada Rabu, 7 Desember 2016 lalu. Gempa tersebut terjadi pada ke dalaman 15 kilometer, lokasi gempa berada pada 5,19 LU-93,36 BT.

Sampai saat ini korban meninggal sudah mencapai 101 orang, korban luka-luka sebanyak 1713, dan masyarakat yang berada di pengungsian sebanyak 45.329 jiwa. (Fajar/PG)

To Top