Besok, e-Tilang Diterapkan, Begini Mekanismenya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Jabodetabek

Besok, e-Tilang Diterapkan, Begini Mekanismenya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sistem tilang berbasis online atau e-tilang resmi diterapkan mulai besok (16/12).

Kepastian itu disampaikan Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto.

Dia mengatakan, sistem tilang  elektronik ini akan mempermudah proses penilangan yang dulunya rumit dan menyita banyak waktu lewat persidangan.

Dengan e-tilang, pengendara yang melanggar akan dicatat melalui aplikasi yang dimiliki personel kepolisian.

Setelah terekam, pengendara dalam waktu singkat akan mendapat notifikasi berupa kode yang isinya persis seperti surat tilang, disertai kode untuk melakukan pembayaran denda melalui BRI.

“E-tilang memberikan suatu kesempatan kepada pelanggar untuk menitipkan denda langsung ke bank dengan fasilitas yang dia miliki, mungkin dengan e-banking, ATM atau datang sendiri ke teller,” kata AKBP Budiyanto, dalam keterangannya, Kamis (15/12).

AKBP Budiyanto mengatakan, pengendara diwajibkan membayar denda maksimal sesuai pasal yang dilanggar.

Jika sudah lunas, petugas yang menilang akan menerima notifikasi juga di ponselnya.

Pelanggar bisa menebus surat yang disitanya langsung dengan cukup menyerahkan tanda bukti bayar, atau mengambilnya di tempat yang disebut dalam notifikasi.

Untuk tilang dengan slip merah yang pelanggarnya ingin mengikuti sidang, prosesnya juga sama.

Aplikasi e-tilang terintegrasi dengan pengadilan dan kejaksaan. Hakim akan memberi putusan, dan jaksa akan mengeksekusi putusan itu, biasanya dalam waktu sepekan hingga dua pekan.

“Kalau sidang, hakim kan biasanya menetapkan denda jauh lebih rendah dari denda maksimum, nah nanti sisa pembayaran kita akan ditransfer kembali, atau diminta mengambilnya lewat kejaksaan bagi yang tidak memiliki fasilitas pembayaran,” ujarnya.

Tilang biru yang selama ini bisa dilakukan dengan menitipkan uang tunai ke petugas kini mulai dikurangi. Ini sekaligus meminimalkan terjadinya pungutan liar, karena tak ada transaksi tunai antara pelanggar dengan petugas.

Pun tilang merah dipastikan dapat dilayani dengan aplikasi ini, sehingga tidak akan ada lagi sidang tilang.

Fasilitas pembayaran melalui bank lainnya juga rencananya akan ditambah untuk memudahkan pembayaran. (Fajar/rmol/JPG)

loading...
Click to comment
To Top