SADIS! Suami Istri Kompak Tikam Wartawan, Ini Mereka – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

SADIS! Suami Istri Kompak Tikam Wartawan, Ini Mereka

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Pelarian Fahrul Rozi (24) dan Diana Sari (24) berakhir. Dua pelaku penyerangan dan penikaman terhadap Dwi Restu Amrullah (24), pewarta Kaltim Post, diamankan di sebuah indekos, Jalan Damanhuri, Gang Indah, Kecamatan Sungai Pinang, kemarin (13/12).

Dari kartu identitas yang mereka miliki, diketahui Fahrul dan Diana berstatus suami-istri. Saat digerebek, Fahrul sempat berusaha melawan. Mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, polisi pun melumpuhkan bartender di sebuah klab malam itu dengan letusan timah panas ke kedua betisnya. Dia kemudian dibawa ke Polresta Samarinda.

Akibat melawan petugas, Fahrul Rozi (kedua kanan) terpaksa dilumpuhkan dengan dua tembakan.

Akibat melawan petugas, Fahrul Rozi (kedua kanan) terpaksa dilumpuhkan dengan dua tembakan.

Dari pantauan Kaltim Post, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan awal. Fahrul diperiksa di ruang Opsnal, sementara istrinya diperiksa di Unit Jatanras. Hingga 19.00 Wita pemeriksaan keduanya masih berlangsung. Pelaku yang sempat kabur ke luar kota tersebut belum bisa ditemui awak media.

Dikonfirmasi Kaltim Post, Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Utara Ipda Wawan Gunawan menuturkan, penangkapan pelaku merupakan hasil bekerja sama dengan Jatanras Polda Kaltim dan Polresta Samarinda.

Wawan mengungkapkan, pengejaran pelaku berdasar pelacakan digital. Nah, dari situ pengejaran berlanjut. Bahkan, terang Wawan, mereka sempat kabur ke wilayah Kukar. Setelah dipantau ternyata pelaku kembali ke Kota Tepian. “Setelah mendapat informasi keduanya kembali ke Samarinda, kami langsung menciduk mereka pukul 15.30 Wita,” jelas Wawan.

Untuk motif, dari interogasi awal, Wawan menuturkan, kejadian itu berlatar belakang pencurian dengan kekerasan. Sementara itu, perempuan bernama Angel yang selama ini disebut-sebut dicari para pelaku, belum didalami. Selain itu, perlu pemeriksaan terhadap korban. “Pasalnya korban masih dalam proses pemulihan dan belum diperiksa,” tuturnya.

Kesulitan mengungkap kasus ini, kata Wawan, sedikitnya keterangan saksi. Dia menuturkan, hanya ciri sepeda motor pelaku sebagai petunjuk pertama. Dari pelaku diamankan sebuah motor bebek, sebilah badik, dan ponsel pintar milik korban.

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Kaltim Kombes Pol Winston Tommy Watuliu membenarkan jika para pelaku masih dalam pemeriksaan.

Selain itu, pihaknya sedang membentuk tim gabungan dari Jatanras Polda Kaltim dan Satreskrim Polresta Samarinda. Tim tersebut nantinya akan dipimpin Kanit II Jatanras Polda Kaltim AKP Amran. Mereka bertugas menelusuri komplotan komplotan Fahrul dan barang bukti lainnya. “Sementara kami amankan di markas Polresta Samarinda,” kata perwira melati tiga bergelar doktoral di Universitas Indonesia Jakarta itu.

Sebelumnya, Restu mendapat tikaman saat berusaha membantu teman perempuannya dari ancaman dua pelaku. Dwi Restu menderita enam luka tikam. Teman perempuannya, Sri Lestari, menderita dua luka senjata tajam.

Dalam penanganan lukanya, Dwi sempat menjalani beberapa kali operasi dan hingga kini kondisinya berangsur membaik. (*/fch/aim/*/ndy/k8)

Click to comment
To Top