Maruarar: Sikap Jokowi dan Prabowo Jadi Tauladan Politisi di Negeri Ini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Politik

Maruarar: Sikap Jokowi dan Prabowo Jadi Tauladan Politisi di Negeri Ini

FAJAR.CO.ID JAKARTA – Indonesia beruntung punya sosok politisi seperti Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Keduanya bisa menjadi tauladan dalam politik Indonesia dan bisa menjadi teladan bagi para politisi muda lainnya.

Sebab kedua figur itu tahu kapan harus berkompetisi dan kapan harus bersatu untuk mempertahankan NKRI dan  membangun bangsa.

“Semua elite politik di Indonesia harusnya bisa mencontoh keduanya,” ujar Politikus Muda PDIP Maruarar Sirait, saat menjadi pembicara dalam rilis hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) di Hotel Atlet Century, Jakarta, (15/12).

Survey ini bertemakan Likebility is Electability; Kualitas Personal Calon Dalam Pilkada DKI Jakarta Pasca Insiden Al-Maidah.

Selain Maruarar hadir peneliti LSI Ambardi, politisi muda Golkar Indra J Piliang dan politisi Demokrat Imelda Sari.

Menurut Anggota DPR yang akrab disapa Ara itu, Jokowi dan Praboowo cukup intensif bertemu.

Pertemuan ini, kata Ara tentu saja luar biasa, dan Jokowi boleh menginisiasi bertemu dengan siapa dan tidak bertemu dengan siapa.

“Tentunya ini merupakan langkah dan pilihan Jokowi yang harus dihormati. Saya berharap, tiga calon di Pilkada DKI Jakarta juga bisa seperti mereka,” ujar Jurubicara pasangan No 2 itu.

Berdasarkan survei LSI ini, dukungan terhadap pasangan nomer 2 terindikasi mengalami sedikit peningkatan.

Dalam simulasi pilihan spontan, Ahok disebut oleh sekitar 25,5 persen atau meningkat sekitar 6,1 persen dibanding sebelumnya.

Pada simulasi tiga nama dan tiga pasangan nama calon, dukungan terhadap Ahok masing-masing meningkat sekitar 5,6 persen dibandingkan sebelumnya.

Menurut Ambardi, Ahok didukung terutama karena pekerjaanya. Kemudian Agus karena dinilai tegas dan berwibawa, dan Anies karena dinilai pintar dan berpendidikan.

Diketahui, populasi survei yang dilakukan pada 3-11 Desember ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Provinsi DKI Jakarta yang punya hak pilih dalam pemilihan umum.

Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 800 orang. Dengan metode multistage random sampling, dan memiliki toleransi kesalahan (margin of error–MoE) sebesar ±3.5% pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sampel berasal dari seluruh Kecamatan yang terdistribusi secara proporsional. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

loading...
Click to comment
To Top