Pasar ini Dinyatakan Sentra Transaksi Narkoba, tapi Razia hanya Temukan Bekas Produksi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Pasar ini Dinyatakan Sentra Transaksi Narkoba, tapi Razia hanya Temukan Bekas Produksi

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Kerap jadi lokasi pengungkapan kasus narkoba sejak tiga bulan terakhir, kawasan Pasar Segiri disambangi tim gabungan pemberantas narkoba kemarin (15/12). Tim tersebut berisikan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim, Polresta Samarinda, TNI, dan Satpol PP Samarinda.

Berkumpul di Mapolsekta Samarinda Ilir, tim gabungan mulai bergerak sejak 15.00 Wita. Setibanya di lokasi razia, tim pun terbagi dua. Tim pertama bertugas menggelar tes urine, sedangkan satu lagi yang berseragam lengkap dan senjata, mengobrak-abrik lokasi yang ditengarai menjadi pusat peredaran narkoba.

Lokasi yang dimaksud yakni dua bangunan liar di pelataran parkir pusat grosir di sana. Sayang, di tempat itu, petugas tak berhasil menangkap pengedar. Sebab, setibanya di sana, bangunan dalam keadaan kosong. Meski begitu, mereka tetap menemukan barang bukti berupa puluhan alat isap sabu. Ada pula ratusan plastik klip untuk memaket sabu. Ada pula temuan sejumlah nominal uang yang diketahui hasil kegiatan perjudian.

Saat penggerebekan, petugas lebih dulu mengamankan dua orang. Salah satunya kedapatan membawa senjata tajam (sajam). Saat diamankan, dia bahkan sempat melawan. “Senjata itu punya teman saya,” teriaknya. Pria tersebut kemudian dibawa ke mobil untuk menjalani tes urine.

Ditemui Kaltim Post, Kabag Ops Polresta Samarinda Kompol Dandy Aryo Setiawan mengatakan, razia adalah tindak lanjut pengungkapan polisi maupun BNNP Kaltim. “Target awal operasi sebenarnya hanya narkoba,” ujar perwira melati satu itu.

Namun, di lapangan ternyata pusat peredaran narkoba di sana juga menjadi pusat perjudian. Nah, setelah berkoordinasi dengan Satpol PP, bangunan tersebut diketahui tidak memiliki izin bangun. “Sekalian saja kami bongkar,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim Kompol Daud menyampaikan, dari operasi kemarin, sepuluh orang berhasil diamankan. “Sembilan positif menggunakan narkoba, satu lagi ditahan atas kepemilikan sajam,” ujarnya.

Untuk yang positif narkoba akan ditangani BNNP. Sementara itu, pemilik sajam diserahkan ke Polresta Samarinda. Daud mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika di kawasan sekitar tempat tinggalnya ditemui pemakai maupun pengedar narkoba. (*/fch/*/ndy/k8)

loading...
Click to comment
To Top