Penginapan ini Fasilitasi Pasangan Mesum dari Orang Tua Hingga Pelajar, Setelah Digerebek, Ini Hasilnya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Penginapan ini Fasilitasi Pasangan Mesum dari Orang Tua Hingga Pelajar, Setelah Digerebek, Ini Hasilnya

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, TABANAN – Kesabaran warga Banjar Pemenang di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan terhadap keberadaan penginapan yang diduga sebagai tempat mesum akhirnya berakhir. Sabtu (17/12), warga menggerebek Pondok Wisata Taman Jati Jaya yang diyakini menjadi lokasi pasangan bukan suami istri mengumbar nafsu.

Kecemasan warga memang semakin menjadi-jadi setelah penginapan itu juga menerima pasangan pelajar untuk memadu kasih. Sedangkan saat penggerebekan, waga menemukan pasangan bukan suami istri yang hendak menyewa kamar.

Pasangan itu pun dibawa ke Polsek Kediri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Menurut informasi di lapangan, pasangan tersebut datang sekitar pukul 09.00.

Mereka datang ke penginapan itu dengan kendaraan berbeda. Awalnya yang datang mendahului adalah sang pria berinisal IPS (28)  asal Tabanan.

Kemudian disusul oleh seorang wanita sebut saja namanya Mawar. Namun tanpa disangka, warga serta pengurus adat setempat datang dan langsung meminta identitas pasangan itu.

Setelah dicek, ternyata keduanya tidak berstatus suami-istri. Pasangan itu pun hendak dibawa ke Banjar Adat Pemenang untuk diberikan sanksi sesuai dengan kesepakatan adat banjar.

Tetapi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pasangan itu beserta pengurus adat lantas diarahkan ke Mapolsek Kediri untuk dimediasi. Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sumarajayamenjelaskan, pihaknya langsung mengundang pasangan yang dipergoki di penginapan.

Selanjutnya, pasangan itu diminta menulis surat pernyataan bahwa mereka tidak akan mengulangi perbuatanya lagi.

Pengurus adat juga menyampaikan keluhannya mengenai keberadaan penginapan yang selama ini meresahkan warga tersebut. Nyoman pun pun melayangkan surat kepada pemilik penginapan untuk datang ke Mapolsek Kediri guna dimediasi bersama pengurus adat.

“Intinya kita akan cari solusi yang terbaik untuk permasalahan ini,” tegasnya.(fajar/jpg)

To Top