Besok, Ahok Tetap Jalani Sidang di PN Jakut – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Besok, Ahok Tetap Jalani Sidang di PN Jakut

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan tetap menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang berada di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat.

“Sementara ini lokasinya masih tetap yang sama (dengan sidang sebelumnya),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin (19/12).

sidang lanjutan Ahok akan berlangsung besok, Selasa (20/12) dengan agenda tanggapan jaksa penuntut umum (JPU) atas nota keberatan yang telah disampaikan Ahok di sidang pertama.

Raden Prabowo Argo Yuwono belum dapat memastikan apakan lokasi sidang Ahok akan berubah dari lokasi sebelumnya.

Meskipun PN Jakarta Utara berada di pusat kota. “Kita lihat juga nanti bagaimananya,” timpal mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini.

Diketahui, pada sidang perdana Ahok yang dilaksanakan PN Jakarta Utara yang berlokasi di eks gedung PN Jakarta Pusat ada hampir 3.000 personel polisi melakukan pengamanan.

Ketika itu, massa dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) ikut berorasi di depan PN tersebut. Mereka meminta pengadilan bisa menahan Ahok setelah persidangan. Namun hal itu diindahkan.

Diketahui, sidang itu dipimpin oleh lima orang hakim, yakni, Dwiarso Budi Santiarto, Jupriyadi, Abdul Rosyad, Joseph V Rahantoknam, dan I Wayan Wirjana.

Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto yang juga Ketua PN Jakut menunda sidang usai mendengarkan dakwaan dan eksepsi dari kubu Ahok.

“Persidangan hari ini kami tunda untuk  acara tanggapan atas nota keberatan terdakwa dan penasihat hukumnya kami tentukan hari Selasa depan tangga 20 Desember jam 09.00 WIB,” kata dia.

“Untuk itu penundaan ini dianggap sebagai penetapan yang sah. Sidang ditutup,” sambung dia seraya mengetuk palu.

Ahok ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan penistaan agama soal Surat Al Maidah Ayat 51 pada 16 November 2016 lalu. Ahok dijerat dengan Pasal 156a KUHP tentang penistaan agama. (Fajar/JPG)

To Top