PNS Ajudan Bupati Bogor Lagi Asik Ngamer, Pas Digerebek Lagi Gak Pake Celana Dalam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

PNS Ajudan Bupati Bogor Lagi Asik Ngamer, Pas Digerebek Lagi Gak Pake Celana Dalam

FAJAR.CO.ID BOGOR – Kasus tindak mesum di lingkungan Pegawai Negeri Sipil (PNS), kembali terjadi di Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bogor.

Kali ini menimpa dua PNS Pemkab Bogor digerebek warga saat berduaan di sebuah rumah di Ciomas Kabupaten Bogor.

Keduanya langsung digelandang ke Markas Polres Bogor atas dugaan perselingkuhan.

Dua PNS itu merupakan ajudan mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin dan ajudan Bupati Bogor Nurhayanti. Kedua PNS tersebut yakni Rezki Widyanto (RW) dan Koeslina Nur Rahmat (KNR).

Kapolres Bogor AKBP Andi Muhammad Dicky mengungkapkan keduanya PNS ini dilaporkan istri Rezki Widyanto atas tuduhan perselingkuhan dan perzinahan.

Selain itu, istri Rezki juga melaporkan sang suami atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Ya, jadi memang kita menerima laporan dari masyarakat. Itu kita tindaklanjuti. Ternyata ditemukan di suatu ruang tertutup, kemudian ditindaklanjuti dengan laporan perzinahan oleh istri (Rezki),” ujar Dicky, Selasa (20/19/2016).

Rezki dan Koeslina digrebek warga saat memadu kasih di Ciomas, Senin malam (19/12). Dugaan perselingkuhan kedua abdi negara itu sudah dicurigai istri Rezki sejak dua bulan lalu.

Rezki diketahui sudah dua malam bermalam di rumah Koeslina. Saat digerebek, Rezki tidak mengenakan celana dalam, sementara Koeslina masih berpakaian lengkap.

“Sejak dua bulan lalu memang sudah berselingkuh. Puncaknya, sejak dua hari lalu dia (Rezki) tidak pulang. Setelah saya selidiki ternyata selingkuhnya ajudan juga,” ujar istri Rezki.

Dia menuding Koeslina juga pernah selingkuh dengan PNS DLLAJ Kabupaten Bogor berinisial Tri. Atas perselingkuhan itu, Tri langsung dimutasi.

“Tri di mutasi ke Leuwiliang,” tambahnya.

Dia mengaku melaporkan suaminya atas dugaan perselingkuhan, perzinahan, dan KDRT. Ia mengaku pernah menjadi korban KDRT suaminya pada tahun 2015 lalu. Saat itu, dia ditampar, dijambak dan dibanting ke lantai.

“Saya juga pernah digigit dan saya sudah siapkan bukti visum untuk barang bukti tambahan,” pungkasnya.

To Top