Padahal Bayinya Sedang Tidur di Ayunan, Kok Bisa Diculik? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Padahal Bayinya Sedang Tidur di Ayunan, Kok Bisa Diculik?

bayi yang diculik

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Seorang balita bernama Elisyah menjadi korban penculikan pria misterius di Gang 2 RT.4, Kelurahan Kampung Empat, Kota Tarakan, Minggu (18/12) kemarin. Hingga kini kabar keberadaan balita malang berumur 1 tahun itu belum diketahui.

Informasi yang berhasil dihimpun Kaltara Pos, saat kejadian korban bersama dengan dua kakaknya yang masih remaja di rumahnya, Aulia (14) dan Aime (12). Kedua kakaknya gempar saat melihat korban yang awal tertidur dalam ayunan tiba-tiba hilang.

Elni yang merupakan ibu angkat Elisyah mengatakan, sehari sebelum korban hilang dirinya sempat melihat ayah kandung korban, Tauhid berkeliaran di sekitar rumahnya. Dirinya pun mengaku kebingungan melihat tingkahnya. “Kalau memang dia (Tauhid, Red.) menemui anak kenapa tidak langsung datang ke rumah saja. Ini hanya dari kejauhan melihat,” terang Elni kepada Kaltara Pos, kemarin.

Dikisahkan Elni, korban memang anak angkatnya yang diadopsi setelah mendapatkan persetujuan kedua orang tua kandungnya. Pengadopsian Elisyah pun diperkuat dengan surat adopsi anak dari lembaga yang disetujui pada tahun 2015 lalu.

“Saya mengadopsi Elisiyah semenjak dia berumur satu minggu hingga umurnya satu tahun satu bulan. Karena orang tuanya saat itu setuju untuk saya mengadopsinya. Orang tua kandung itu pindah ke luar kota,” kata Elni lagi.

Nah, sejak melihat ayah kandung Elisyah, dirinya mengaku mempuyai firasat buruk. Terjawab, keesokan harinya Elisyah mendadak hilang tanpa jejak. Bermula ketika Elni meninggalkan ketiga anaknya di rumah untuk pergi menemui rekan arisannya sekira pukul 14.00 Wita. Awalnya Elni hendak membawa Elisyah pergi arisan bersama dengan rekannya, namun ketika sudah bersiap-siap pergi, tenyata anaknya sudah tertidur dalam ayunan. Elni pun tak tega untuk membangunkannya dan memutuskan untuk pergi tanpa membawa anaknya.

Namun sebelum pergi, Elni sudah menitipkan pesan kepada dua kakaknya agar tidak menerima tamu yang tidak dikenal. Karena di saat bersaman, suami Elni juga tak berada di rumah lantaran pergi kerja.

“Baru sekitar 5 menit saya pergi, belum jauh dari rumah. HP saya bunyi pak. Rupanya telpon dari anak saya. Bilangnya ada orang bawa ade Elisyah. Saat kembali ternyata benar, Elisyah dibawa orang,” tambahnya.

Saat kejadian, lanjut Elni, anak sulungnya, Aulia sedang menyapu di dapur dan tiba-tiba mendengar ada orang mengetuk pintu belakang. Sontak anaknya yang lupa pesan orang tua itu langsung membukakan pintu tersebut. Bukannya memberi salam, namun orang tersebut bergegas masuk kamar dan membawa Elisyah. Begitu juga dengan anaknya yang satu, Aime yang tengah menonton di ruang tamu dikejutkan dengan kehadiran pria tersebut sambil membawa adiknya, Elisyah.

“Orang itu masuk pakai helm hitam lewat pintu belakang. Tapi saya yakin itu bapak kandungnya. Nah, pas dia ambil bawa Elisyah saya langsung teriak minta tolong,” terang kedua remaja itu, Aulia dan Aime kepada Kaltara Pos.

Takut terjadi hal yang tak diinginkan, Elni langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Kini kasus penculikan tersebut tengah ditangani oleh jajaran Polsek Timur. (*/hai)

Click to comment
To Top