Sadis! Kena Tikam Membabi Buta, Begini Kondisi Amirduin Sekarang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Sadis! Kena Tikam Membabi Buta, Begini Kondisi Amirduin Sekarang


FAJAR.CO.ID, SAMARINDA-
 Amirudin tak menyangka diserang mendadak, Senin (19/12) sekitar pukul 19.30 Wita. Saat itu pria berusia 48 tahun tersebut sedang mengangkat sisa bongkaran bangunan Satpol PP di sekitar Taman Cerdas, Jalan S Parman (eks Jalan Ruhui Rahayu).

Sebelum diserang membabi buta, Amirudin sempat dilempar menggunakan helm oleh Samsu (48), yang terhitung memiliki hubungan kerabat dengannya. Karena tak terima dilempar helm tanpa sebab, Amirudin mendekat untuk menanyakan maksud Samsu melakukan hal tersebut.

Tapi belum sempat berkata-kata, saat Amirudin mendekat Samsu langsung mencabut badik yang dibawanya. Tanpa banyak bunyi Samsu langsung menghunjamkan badik ke tubuh Amirudin berulang kali. Badik yang digenggam Samsu mendarat di kepala, dada kiri dan pergelangan tangan Amirudin.

Akibatnya Amirudin pun mandi darah. Tubuhnya terkulai bersimbah darah. Melihat lawannya terkapar, Samsul langsung mengambil langkah seribu untuk kabur. Warga pun segera melarikan Amirudin ke RSUD AW Sjahranie.

“Suami saya masih sempat menelepon dan mengabari telah ditikam,” ujar istri Amirudin yang namanya dirahasiakan.

Mendengar kabar tersebut Rosma bermaksud menuju lokasi kejadian yang disebutkan Amirudin. Namun saat dia menuju tempat kejadian perkara (TKP) ditelepon seorang kerabatnya yang mengabarkan bahwa Amirudin sudah berada di rumah sakit.

“Saya tak tahu bagaimana kejadiannya. Saya juga awalnya ditelepon,” beber Rosma kepada polisi.

Kapolsekta Samarinda Ulu Kompol Chandra Hermawan, didampingi Kanit Reskrim Ipda Yunus Kelo menjelaskan, selang beberapa jam pasca kejadian pihaknya berhasil menangkap Samsu di kediamannya. “Kami langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku (Samsu, Red) dan berhasil mengamankannya,” tegas Yunus.

Sejauh ini polisi masih menelusuri motif hingga Samsu tega menganiaya Amirudin hingga kritis. “Dugaan awal antara pelaku dan korban ada masalah. Bisa jadi karena dendam lama,” kata Yunus.

“Kami ada dapat informasi, beberapa waktu lalu pelaku sempat dikabarkan selingkuh dengan istri pelaku. Namun setelah kami kroscek ke pelaku, dia membantah soal itu. Menurut pelaku itu tak benar,” kata Yunus lagi.

Sebagai barang bukti, polisi juga sudah mengamankan badik yang digunakan Samsu menikam Amirudin. (rin/nha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top