KPK Kesulitan Garap Kasus Adik Ratu Atut – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

KPK Kesulitan Garap Kasus Adik Ratu Atut

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diketahui masih berutang sejumlah kasus untuk dituntaskan ke tahap penuntutan pada 2016.

Bahkan, KPK belum juga merampungkan penyidikan kasus dugaan tindak pencucian uang (TPPU) Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan, adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah sejak dua tahun lalu.

Berdasar data, 110 tersangka yang ditetapkan KPK sepanjang 2016, tercatat sekitar 23 tersangka yang belum diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Karena itu, komisi antirasywah menargetkan dapat merampungkan penyidikan sejumlah kasus itu pada 2017.

Tak terkecuali, kasus TPPU Wawan dan dugaan korupsi proyek e-KTP yang merupakan warisan pimpinan KPK jilid III.

“Di tahun mendatang harapannya KPK akan lebih kuat dan dalam menuntaskan perkara-perkara tersebut,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada JawaPos.com, Sabtu (24/12).

Khusus untuk kasus Wawan, Febri tak menampik KPK mengalami kesulitan tersendiri untuk merampungkannya.

“Untuk kasus TCW, KPK telah melakukan serangkaian kegiatan dalam proses penyidikan, terutama indikasi pencucian uangnya. Kadar kompleksitas sebuah kasus berbeda antara satu dengan lainnya,” ujar Febri.

KPK sebelumnya menetapkan Wawan sebagai tersangka pencucian uang setelah melakukan pengembangan penyidikan dalam kasus dugaan korupsi seperti, dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Tangerang Selatan, serta suap sengketa Pilkada di Lebak, Banten di Mahkamah Konstitusi (MK).

Penyidik KPK telah menyita lebih dari 80 unit kendaraan terkait pencucian uang Wawan. Mulai dari mobil-mobil mewah seperti Ferrari dan Lamborghini, hingga truk-truk pengaduk semen.

Penyidik juga telah menyita 17 bidang tanah Wawan di Bali. Tak hanya itu, sejumlah artis yang diduga ikut menikmati aliran dana dari Wawan pernah diperiksa KPK. Di antaranya Jennifer Dunn, Catherine Wilson serta Rebecca

Selain dua kasus itu, kasus dugaan korupsi lainnya juga menunggu untuk masuk ke tahap penuntutan. Di antaranya, kasus dugaan penerimaan gratifikasi dan pencucian uang Panitera PN Jakut Rohadi.

Kasus dugaan suap penanganan perkara di PN Jakpus yang menjerat Presiden Komisaris Lippo Group, Eddy Sindoro.

Kasus dugaan korupsi Pasar Besar Madiun, Jawa Timur yang menjerat Bupati Madiun Bambang Irianto, dugaan suap Wali Kota Cimahi Atty Suharty, dan kasus dugaan korupsi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang yang menjerat Choel Mallarangeng. (Fajar/JPG)

To Top