Sabam Sirait: Sudah Wafat pun Gus Dur Masih Sederhana – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Sabam Sirait: Sudah Wafat pun Gus Dur Masih Sederhana

FAJAR.CO.ID JAKARTA – Ada banyak sisi dari sosok seorang KH Abdurrahman Wahid atau yang dikenal luas dengan panggilan Gus Dur.

Sebagai pemimpin, Gus Dur adalah sosok yang sangat sederhanaa dan layak menjadi teladan.

“Bahkan, setelah meninggal pun, Gus Dur tetap sangat sederhana. Saat saya berkunjung ke Jombang, makam Gus Dur, juga ayah dan kakeknya sangat sederhana,” kata salah seorang sahabat dekat Gus Dur, Sabam Sirait, saat memberi testimoni dalam Haul Gus Dur di kediamaan keluarga Gus Dur di Ciganjur, Jumat malam (23/12).
Sabam yang juga merupakan Pendiri PDI Perjuangan ini mengaku dulu ia seringkali berbincang berdua membicarakan persoalan-persoalan bangsa.

Perbincangan dan diskusi sebagai sahabat karib ini sering terjadi di rumah Gus Dur atau di Kantor PBNU.

Di mata Sabam, Gus Dur adalah pemimpin yang mencintai bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Gus Dur tak pernah membedakan antara satu daerah dengan daerah yang lain, ia mencintai tanah Aceh yang mayoritas muslim sebagaimana juga ia mencintai tanah Papua yang meyoritas beragama kristen.

“Kita butuh sosok yang mencintai Indonesia setiap jengkal tanah yang ada di Indonesia, bukan hanya satu wilayah saja. Gus Dur mengajarkan itu semua pada kita,” ungkap Sabam, dalam acara yang dihadiri Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri juga panglima TNI.

Menurut Sabam, banyak hal yang bisa dicontoh dari Gus Dur dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Gus Dur misalnya, tidak pernah membedakan dan memperlakukan orang karena perbedaan ekonomi atau sekat-sekat perimordial apapaun.

“Dia itu sosok pluralis sejati dan sangat anti pada setiap diskriminasi,” paparnya.

Gus Dur juga dimata Sabam, adalah sosok yang haus dengan ilmu pengetahuan. Dia tidak hanya belajar ilmu agama. Akan tetapi belajar ilmu-ilmu lainnya untuk kebaikan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Maka itu saya berharap agar generasi bangsa ini mencontoh Gus Dur menjadi generasi yang cinta ilmu,” demikian Sabam.

Acara ini selain dihadiri Jokowi dan Sabam, juga dihadiri para sahabat Gus Dur yang memberi testimoni seperti Putu Wijaya.

Hadir juga Ketua PBNU said Aqil Siradj, Habib Jakfar al-Kaff, serta tiga calon gubernur DKI Jakarta seperti Agus Yudhoyono, Basuki Thahaja Purnama dan Anies Baswedan. Acara ini dihadiri sekitar 10 ribu jama’ah.

loading...
Click to comment
To Top