George Michael: Narkoba, Homoseksual dan Ketenaran yang Membelenggunya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Internasional

George Michael: Narkoba, Homoseksual dan Ketenaran yang Membelenggunya

FAJAR.CO.ID, INGGRIS – Ikon pop Inggris George Michael meninggal dunia pada Minggu (25/12). Di balik ketenaran dan talentanya sebagai musisi, Michael juga terkenal dengan kontroversi sepanjang hidupnya. Siapa menyangka, di balik senyumnya yang selalu mengembang ada duka dan depresi mendalam.

”Saya menyadarinya di awal-awal karir, bahwa menjadi bintang top dan terkenal tidak bisa memberikan saya kebahagiaan. Namun, saya tidak bisa melepaskannya. Saya terbelenggu,” katanya dalam salah satu interview.

Salah satu yang menekannya adalah kenyataan kalau dia menyukai sesama jenis alias homoseksual. Saat dia berusia 19 tahun, Michael pernah mengaku kepada teman duonya di Wham! Ridgeley dan penyanyi latarnya Shirlie Kemp kalau dia gay. Namun, kemudian penyataan itu dibantahnya sendiri.

Bahkan ketika Wham!, bubar pada 1986 dan kenyataan itu sudah menjadi rahasia umum, Michael tidak pernah mengakuinya. Itu berlangsung selama 12 tahun. ”Saya menarik diri bukan karena media, tetapi karena diri sendiri,” ulasnya

Lewat bukunya Bare yang dipublikasikan pada 1990, Michael pun menggambarkan dirinya sebagai penakluk wanita yang pernah berkencan dengan Brooke Shields dan model Kathy Yeung. Ada juga kisah tentang dia menggoda Putri Diana yang ditemuinya saat konser Live Aid pada 1985. Keduanya kemudian menjadi teman baik.

Putri Diana yang tidak bahagia di pernikahannnya itu pun digambarkan sangat menyukai Michael. ”Tidak perlu ditanyakan lagi. Dia (Putri Diana, Red) sangat tertarik kepada saya. Tetapi akan menjadi bencana bila bila kita melakukan sesuatu mengenai itu,” ujarnya.

Namun pada 1989 Michael mulai terbuka. Di wawancarai CNN, Michael mengaku kalau dia gay. ”Ini adalah saat yang tepat,” katanya kepada Jim Moret dari CNN. ”Sekarang saya tidak lagi punya beban kalau orang lain tahu bahwa saya menjalin hubungan dengan lelaki. Saya tidak pernah berhubungan dengan perempuan hampir 10 tahun belakangan ini,” katanya.

Pengakuan Michael itu tiba tak lama setelah dia ditangkap polisi. Saat itu, dia dianggap melanggar undang-undang kenyamanan publik. Kasusnya, Michael memuaskan diri sendiri di dalam toilet taman Beverly Hills. Masalahnya, saat melakukan itu, dia tidak berada di dalam toilet yang tertutup. Melainkan di bagian luar toilet. Michael yang memiliki nama asli Georgios Kyriacos Panayiotou kemudian meminta maaf kepada penggemarnya dan berharap penggemarnya tetap mendukungnya.

Setelah insiden itu, dia bertemu dengan desainer Anselmo Feleppa pada 1989. Feleppa adalah lelaki tampan asal Brazil yang ditemui saat konser Rock in Rio. Feleppa sangat mengidolakan Michael. Mereka kemudian bertemu dan dalam beberapa pekan kemudian, keduanya tinggal bersama.

Menjauhi dunia hiburan, keduanya memutuskan pindah ke Los Angeles. Tetapi, enam bulan kemudian, Feleppa mengaku mengidap HIV. Sampai tiga setengah tahun kemudian Michael merawat Feleppa sampai kemudian lelaki itu meninggal dunia.

Urusan dengan pihak otoritas pun kembali dialami Michael saat 2007. Waktu itu dia didenda karena menyetir sambil mabuk narkoba. SIM-nya dicabut dan Michael harus melakukan pekerjaan sosial. Memang, Michael lolos tes kesadaran. Tetapi dia mengaku punya masalah dengan penggunaan pil tidur.

Tak hanya itu, dia juga menghisap mariyuana dan pada 2008 dia ditangkap karena menggunakan kokain di toilet publik. Michael juga kecanduan melakukan hubungan seks dengan orang asing. Kepada temannya Piers Morgan, dalam tujuh tahun Michael mengaku punya sampai 500 pasangan seks.

Michael pun punya kekasih yang membuatnya bahagia Kenny Goss. Namun, hubungan yang disebut Michael sebagai hubungan terbuka itu selesai pada 2011. Saat itu mereka sudah bersama selama 12 tahun. (Fajar/JPG)

loading...
Click to comment
To Top