Jalan Rusak, Dishubkominfo Marah Gara-gara Ini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Jalan Rusak, Dishubkominfo Marah Gara-gara Ini

FAJAR.CO.ID, TALISAYAN – Maraknya truk pengangkut kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) melebihi muatan, membuat Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatikan (Dishubkominfo) geram.

Kepala Dishubkominfo Berau Abdurrahman mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti ihwal truk yang membawa muatan berlebihan. Tidak hanya untuk truk pengangkut kelapa sawit, namun kendaraan lainnya juga.

Abdurrahman menilai, truk pengangkut yang melebihi muatan, menjadi penyebab utama jalan poros di pesisir selatan Berau mengalami kerusakan. Mengingat, kapasitas jalan di Kabupaten Berau khususnya di wilayah pesisir, hanya mampu menahan bobot kendaraan hingga lima ton.

“Namun menjadi permasalahan, masih banyak kendaraan melebihi kapasitas yang melintasi wilayah tersebut. Terutama kendaraan pengangkut kelapa sawit dan CPO,” katanya kepada Berau Post, Minggu (24/12) kemarin.

Padahal, pihaknya beberapa waktu lalu sudah melakukan razia guna memberi imbauan dan peringatan kepada kendaraan yang kedapatan melebihi kapasitas. Tidak hanya itu, Dishubkominfo juga melakukan pemasangan baliho dan spanduk pemberitahuan larangan.

Sayangnya, imbauan itu tak digubris para pengendara angkutan bermuatan besar. Hingga akhirnya, pihak Satlantas Polres Berau melakukan razia pada sejumlah truk angkutan yang melanggar dan memberi hukuman berupa surat tilang. “Tetapi, hal itu hingga sekarang belum bisa membuat efek jera terhadap oknum nakal tersebut,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Satlantas Polres Berau, untuk rutin menggelar razia. Terutama yang melanggar ketentuan.

“Kedepannya, tidak hanya di dalam kota saja kita lakukan, tetapi juga menyasar ke daerah pinggiran maupun pesisir. Jadi, perusahaan maupun usaha trayek di sana, dapat menaati ketentuan kapasitas muatan angkutan,” ujarnya.

“Terlebih lagi setiap harinya, puluhan bahkan samapi ratusan truk sawit maupun CPO yang melintasi. Inilah, yang menjadi penyebab sering rusaknya jalan, karena tidak sesuai antara muatan kendaraan dengan kapasitas jalan,” pungkasnya.(*/jun/rio)

Click to comment
To Top