MIRIS! Wanita yang Bakar Diri Itu, Kondisinya Begini.. – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

MIRIS! Wanita yang Bakar Diri Itu, Kondisinya Begini..

Rukayah saat mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanujoso Djatiwibowo dalam penyembuhan luka bakar yang dialaminya.

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN  –  Kondisi Rukayah (35) wanita yang mencoba membakar dirinya dengan menggunakan minyak tanah pada Minggu (18/12) lalu saat ini masih terbaring lemah. Ia masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Luka bakar hampir di seluruh tubuhnya.

Rukayah sempat berdiam selama empat hari setelah membakar dirinya. Warga sekitar tak mengetahui jika Rukayah telah membakar diri. Warga di RT 32 Kelurahan Batu Ampar Balikpapan Utara baru mengetahui beberapa hari berikutnya. Ia kemudian diberi pertolongan.

Awalnya warga membawa Rukayah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Malang. Di sana tim medis langsung mengambil tindakan dengan membersihkan bekas luka bakarnya, serta membuka pakaian yang lengket di tubuhnya.

“Awalnya kami bawa ke Gunung Malang, di sana langsung cepat ditangani, kami juga sangat bersyukur karena pihak RSUD membantu pasien, selama proses penanganannya tidak dikenakan biaya,” ujar Onsi, warga yang membawa korban ke rumah sakit, Sabtu (24/12) kemarin.

Kepada pihak rumah sakit, Onsi menjelaskan bahwa pasien yang dibawanya merupakan warga tidak mampu dan butuh perawatan. Setelah mendapat penanganan awal, selanjutnya Rukayah dirujuk ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo agar mendapat penanganan selanjutnya. “Sempat juga ditanyain terkait biaya perawatannya, namun saya jelaskan permasalahnya seperti apa dan akhirnya mau ditangani. Kemudian dari pihak TKSK Balikpapan Utara datang dan akan membantu biaya perawatan selama di RSKD ini,” terangnya.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Balikpapan Utara bergerak setelah mendapatkan informasi dari media. Kepada tetangga korban yang menjaga korban di rumah sakit, TKSK akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial Balikpapan untuk membantu penanganan masalah biaya selama di rumah sakit.

“Kemarin itu Ibu Suwati yang datang dari TKSK Balikpapan Utara, saat ini dia sedang mengurus surat-surat administrasi korban ini, kami sangat berterimakasih sekali, karena masih ada yang mau membantu warga kami yang dalam kesusahan,” bebernya.

Selain itu, sejumlah donatur juga sudah mulai berdatangan dan memberikan bantuan untuk membantu perawatan Rukayah. Untuk saat ini para tetangga sekitar tempat tinggal Rukayah yang bergantian untuk menjaga korban selama dirawat di rumah sakit.

“Para tetangganya ini bergantian menjaga, mau siapa lagi. Bapaknya sudah diberi tahu katanya biar saja dia di sana,” ungkapnya.

Rukayah dirawat di kamar Flamboyan A24 RSUD Kanujoso Djatiwibowo. Tangan, badan dan kakinya dibalut perban. Aktifitas makan dan buang air kecil semua dilakukan di atas ranjang. Karena kondisinya belum bisa berdiri, selang infusan juga masih terpasang di tangan kanannya. “Kami berharap Rukayah bisa segera sembuh dan bisa keluar dari rumah sakit,” harapnya.

Rukayah juga diketahui menderita gangguan jiwa. Wanita asal Sinjai, Sulawesi Selatan, ini ke Balikpapan bersama ayahnya Ngimong (70) sejak 25 tahun silam. Hidupnya berpindah-pindah. Sepuluh tahun terakhir keduanya mulai menetap di RT 32, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara.

Warga berencana bergotong royong untuk membantu memperbaiki bangunan tempat keluarga Rukayah tinggal. “Rencananya kita akan perbaiki dengan swadaya, semoga ada masyarakat yang turut membantu nantinya,” tandasnya.

Untuk diketahui, Minggu (18/12) lalu, Rukayah (35) mencoba membakar diri dengan menggunakan minyak tanah. Tidak ada yang tahu persis kapan waktu kejadiannya. Warga baru tahu setelah ada yang menengok kondisi Rukayah. Sebagian badannya melepuh akibat luka bakar. Setelah ditanya, dia mengatakan baru saja membakar dirinya sendiri.

“Pas bakar diri tidak ada yang lihat. Setelah bakar diri itu baru ketahuan, saya juga baru mendapat kabar dua hari yang lalu,” timpal Ketua RT 32, Batu Ampar, Balikpapan Utara, Supriyadi.

Usai kejadian, warga sempat membantunya untuk mengganti pakaian. Namun karena sudah beberapa hari tidak lagi ganti baju pasca bakar diri, pakaian yang dikenakan menjadi lengket di badan yang mengalami luka.

Supriyadi pun tidak tinggal diam. Pihaknya juga sudah berusaha agar Ngimong dan Rukayah bisa memperoleh identitas sebagai warga Balikpapan sehingga bisa memperoleh bantuan. Namun, Supriyadi mengatakan bahwa pihaknya kesulitan untuk mengajukan ke kelurahan, lantaran tidak satu pun identitas dari kampung halamannya.

“Karena memang dia sudah lama tinggal di sini, mau kita buatkan KTP Balikpapan supaya bisa mendapatkan bantuan. Namun dia tidak ada identitas dari kampungnya, gelundung saja mereka ke sini,” bebernya.

Melihat kondisi Rukayah semakin memprihatinkan akibat luka bakar yang diderita, warga sekitar berinisiatif untuk membawanya ke rumah sakit. Informasi terakhir dari warga, Rukayah sudah ditangani di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Malang. (pri/war)

loading...
Click to comment
To Top