Kejam, Istri dan Selingkuhan Kompak Membunuh Suami – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Kejam, Istri dan Selingkuhan Kompak Membunuh Suami

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Hanya dalam hitungan jam, terduga pembunuhan terhadap Tamizi (36), bekuk kepolisian sekitar pukul 2.00 pada (25/27) kemarin.

Terduga diketahui bernama Putra merupakan warga Desa Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Ia bersama selingkuhannya Ita (29), yang tak lain adalah Istri dari Korban.

Pembunuhan diduga bermotif asmara, kedua pelaku sebelumnya sempat kabur, namun hanya dalam hitungan 11 jam, Polisi berhasil meringkus keduanya di salah satu SPBU Gebang, Langkat, Sumatera Utara

“Putra kita tangkap di salah satu SPBU di Langkat, diduga Tersangka ingin kabur ke kampung halamannya di Pematang Siantar,” ucap Kapolres Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, saat memberikan keterangan pers Senin (26/12).

Sambung Kapolres, dugaan kuat pembunuhan bermotif asmara dan dendam dari istri korban. Sebab selama menjalani bahtera rumah tangga, sang istri kerap mendapat penganiayaan dari korban.

Hal itulah yang membuat istri sah korban ini, melakukan perselingkuhan yang berujung pembunuhan tersebut.

“Hasil penyelidikan, pembunuhan itu bermotif asmara dan dendam sang istri terhadap korban yang mengaku kerap dianiaya setelah enam tahun menikah. Pada subuh naas itu, Putra menikam bagian dada korban sebanyak 6 kali, dan tiga kali di bagian punggung untuk memastikan sudah tewas,” jelas Hendri lagi

Melihat kondisi ini, istri korban panik dan menyerahkan sepeda motor berikut dengan STNK dan BPKB milik suaminya kepada Putra.

Bahkan Putra juga mengambil uang tunai Rp 4.900.000 milik korban yang disimpan dalam jok sepmor untuk bekal selama kabur.

Istri korban rencananya juga akan kabur dan menyusul Putra yang lebih dulu meninggalkan lokasi kejadian. Tetapi rencananya itu diketahui oleh polisi, serta mengamankan terlebih dahulu Ita.

“Kasus ini direncanakan, dimana pisau dan sepotong kayu sudah disiapkan pelaku untuk menghabisi nyawa Tarmizi, disimpan di bawah meja di rumah korban. Selain senjata tajam itu, kita juga sita sepeda motor, berserta suratnya serta satun unit HP di dibeli pelaku saat kabur dan sisa uang milik korban,”jelas Hendri.

Akibat perbuatannya kedua tersangka dikenakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan kurungan penjara 20 tahun dan minimal 8 tahun penjara. (jpnn/fajar)

loading...
Click to comment
To Top