Jaringan Pengedar Sabu Sulawesi Diungkap – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Jaringan Pengedar Sabu Sulawesi Diungkap

JARINGAN SULAWESI. Polisi meringkus jaringan pengedar narkoba asal pulau Sulawesi di kawasan Sambutan, Minggu (25/12) malam.

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA- Kota Tepian benar-benar jadi sasaran empuk penjual narkoba. Jaringan pengedar narkoba asal luar pulau pun mulai menyasar Samarinda. Itu terungkap dari penangkapan Ali (38), warga Jalan Dewi Sakti, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar) dan Mustamin (34), warga Sambutan.

Hasil interogasi polisi, Ali dan Mustamin ternyata jaringan penjual sabu asal Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Anggana, Kukar. Masih ada seorang pelaku lain, yang juga ikut ditangkap. Yakni Lukisman (39), warga Perum Handil Kopi, Blok B, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan.

Total dari ketiganya polisi menyita barang bukti sabu seberat 91,83 gram. Penangkapan ketiganya dilakukan Minggu (25/12) malam.

Diungkapkan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Eriadi, melalui Kasat Reskoba Kompol Belny Warlansyah, pertama diringkus adalah Ali.

“Pelaku (Ali, Red) ditangkap saat mengantar sabu yang dijual kepada anggota kami yang melakukan penyamaran,” tutur Belny.

Dari tangan Ali, polisi menyita sabu seberat 49, 94 gram, 1 unit HP, 1 buah Jaket warna hitam, satu Motor Yamaha Mio Soul KT 2673 IH warna putih.

Pengakuan Ali, lanjut Belny, sabu yang diterima 2 hari sebelumnya awalnya sebanyak 5 bungkus dan sudah disebar ke jaringannya. Dari pengakuan Ali juga, polisi berhasil menangkap rekannya, Mustamin.

Mustamin ditangkap di rumahnya. “Pelaku kedua (Mustamin, Red) menyimpan sabu di samping rumah. Sabu diletakkan di bawah seng untuk mengelabui anggota kami,” beber Belny.

Barang bukti yang berhasil disita polisi dari Mustamin adalah 2 poket sabu seberat 40,35 gram, 1 buah Sendok penakar, 1 buah kantong plastik warna hitam, serta 1 unit HP Nokia warna hitam.
Selang tak berapa lama usai menangkap Ali dan Mustamin, polisi juga menciduk Lukisman di tepi Jalan Perjuangan, Kelurahan Sambutan.

Lukisman diamankan bersama barang bukti berupa 5 poket sabu seberat 1,54 gram, yang disembunyikan dalam tisu di kantong celana yang dikenakannya. “Saat ini ketiganya (Ali, Mustamin dan Lukisman, Red) masih kami minta keterangan,” tegas Belny.

Berdasarkan barang bukti yang ada, Ali, Lukisman dan Mustamin sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya dijerat UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman kurungan penjara di atas lima tahun. (kis/rin)

Click to comment
To Top