Polisi Sulit Ungkap Begal, Korban Ibu dan Anak Masih Kritis – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Polisi Sulit Ungkap Begal, Korban Ibu dan Anak Masih Kritis

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA- Pelaku pembegal yang membuat ibu dan anak terluka terus dikejar. Polisi sedikit kesulitan mengungkap identitas pelaku, karena minimnya informasi di tempat kejadian.

Unit Reskrim Polsekta Samarinda Ilir dibantu Unit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda telah bergerak cepat menyelidiki kasus yang terjadi di Jalan Cempaka, Kelurahan Bugis, Samarinda Kota, Minggu (25/12).

Sejak malam hari polisi mengobok-obok tempat kejadian perkara (TKP) yang berada tepat di depan salah satu restoran. Petugas berusaha mencari petunjuk. Sayangnya hingga hari memasuki pagi, Senin (26/12) kemarin, petunjuk yang didapat polisi masih minim.

Untuk memudahkan penyelidikan, polisi berusaha mencari saksi di sekitar TKP. Namun tak seorang pun batang hidung warga sekitar terlihat. Sejumlah karyawan restoran pun seolah ogah keluar untuk membantu memudahkan penyelidikan polisi.

“Katanya mereka (karyawan restoran) tak ada yang tahu ketika penjambretan terjadi. Mereka baru keluar dari restoran setelah mendengar suara benturan keras itu,” terang Kapolresta Samarinda Kombes Pol Dr Eriadi, melalui Kapolsekta Samarinda Ilir Kompol Yovan Fatika, didampingi Kanit Reskrim Ipda Purwanto.

Selain minimnya informasi di lapangan yang minin, kendala lainnya bagi polisi yakni belum bisanya ibu dan anak yakni Erna Tita Abdullah (49), dan Ariyanti Anggraini alias Ririn (28), untuk dimintai keterangan.

“Kondisi keduanya masih kritis. Untuk ibunya (Erna, Red) memang sudah bisa bicara, namun tidak bisa lama-lama karena masih merasakan sakit di bagian kepala. Ibunya sempat kami tanya, namun juga tak tahu pelaku mengendarai motor apa,” ucap Purwanto.

Walau informasi yang didapat masih minim, polisi tetap terus melakukan pengembangan penyelidikan.

“Sementara ini baru suami korban yang dimintai keterangan sebagai pelapor. Nanti ibu dan anak yang juga menjadi korban akan kami mintai keterangannya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Erna dan Ririn warga Jalan KS Tubun, Gang 7 RT 2, Kelurahan Dadimulya, Samarinda Ulu ditemukan dengan kondisi tak berdaya. Erna “mencium” tiang listrik, sedangkan Ririn tergeletak di saluran parit, Minggu (25/12) sore lalu.

Ibu dan anak itu baru saja menjadi korban pembegalan. Tas Erna yang dijepit di tengah dirampas paksa begal. Entah bagaimana Erna dan Ririn bisa sampai mengalami luka seius di kepala akibat pembegalan.

Sejumlah karyawan restoran dan pengguna jalan yang kebetulan melintas, bergegas melarikan tubuh tak berdaya ibu dan anak itu ke Rumah Sakit Dirgahayu. (oke/nha)

loading...
Click to comment
To Top