Tembak Mati Satu Perampok Sadis di Pulomas, Polisi Temukan Ini dari Indekos – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Tembak Mati Satu Perampok Sadis di Pulomas, Polisi Temukan Ini dari Indekos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Polisi telah menangkap dua pelaku perampokan sadis yang menyasar rumah mewah milik Dodi Triono di Pulomas Residence, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur. Pelaku yang bernama Ramlan Butar Butar dan Erwin Situmorang dibekuk di wilayah Tambun, Bekasi, Jawa Barat.

Polisi terpaksa melumpuhkan kedua pelaku dengan timah panas. Akibatnya, Ramlan alias Polkas mati.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Yuwono menjelaskan, Ramlah merupakan otak komplotan perampok spesialis rumah mewah itu. “Penangkapan dilakukan oleh Polda Metro Jaya bersama Polres Jaktim dan Polres Depok,” kata Argo, Rabu (28/12).

Lokasi penangkapannya adalah di indekos Kimleu di Jalan Kalong, RT 08/RW 02 Bojong Rawalumbu, Bekasi.

Dari kedua pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti hasil kejahatan mereka. Barang yang sisita dari Erwin antara lain uang tunai sebesar Rp 3,4 juta, lalu empat lembar uang Thailand, handphone Nokia, handphone buatan Tiongkok, surat tanda nomor kendaraan (STNK) Yamaha Jupiter MX dengan berpelat B 6769 EIX, jaket kulit, tas cokelat, serta topi abu-abu.

Sedangkan barang yang disita dari Ramlan adalah uang tunai Rp 6,3 juta, jam Rolex, topi hitam, dua handphone Samsung, satu Blackberry, satu kunci motor Yamaha, kacamata, jaket dan kemeja putih.

Argo menjelaskan, polisi mengendus Ramlan berdasar rekaman CCTV di rumah korban. Berbekal rekaman CCTV, polisi lantas memanggil Philip Napitupulu yang pernah satu komplotan dengan Ramlan.

“Sehingga dapat dipastikan itu adalah Ramlan (dari keterangan Philip), red. Lalu dilacak di mana saja tempat nongkrongnya,” ucapnya.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu menambahkan, Ramlan justru melawan saat hendak ditangkap. Karenanya polisi melumpuhkannya.

Sedang dari keterangan Erwin, polisi memburu dua nama lain yang diduga terlibat. Yakni Yus Pane dan Sinaga. “Sampai saat ini masih dalam pengejaran petugas,” tutur Argo.(elf/JPG)

loading...
Click to comment
To Top