Aksi Begal Makin Gila, Pasangan Kekasih Tebas, Tangan Nyaris Putus – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Aksi Begal Makin Gila, Pasangan Kekasih Tebas, Tangan Nyaris Putus

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Apa yang dialami oleh sepasang kekasih bernama Amrul (22) dan Vita (18)  patut menjadi pelajaran bagi kawula muda lainnya agar berpikir ulang jika ingin berduaan di tempat sepi dan gelap. Jika tidak, aksi begal yang menimpa Amrul dan Vita bisa saja terjadi pada korban selanjutnya.

Dari informasi yang didapatkan Kaltara Pos, sebelum aksi begal itu terjadi, Amrul dan Vita diketahui terlibat masalah dalam hubungannya. Meski demikian, keduanya tetap menikmati malam Rabu itu dengan jalan-jalan. Salah satu tujuannya adalah ke Taman Berlabuh, Kelurahan Lingkas Ujung, Tarakan Timur.

Namun, di tengah perjalanan keduanya beradu mulut. Entah apa masalah mereka. Untuk menyelesaikannya, pasangan ini kemudian memilih bertemu dan bicara empat mata di tempat sepi tak jauh dari Kantor Wali Kota Tarakan sekira pukul 22.00 Wita, Kelurahan Kampung Satu, Selasa (28/12).

“Waktu kami ingin ke Taman Berlabuh, kami singgah dulu ke toko untuk beli makanan. Di tengah perjalanan kami berkelahi (tidak mau dipublikasikan, Red.). Karena malas beradu mulut di atas motor dan malu dilihat banyak orang, saya pun membawanya ke tempat sepi dulu untuk berbiacara dengan baik,” kata Amrul kepada Kaltara Pos, Rabu (29/12).

Saat sampai di tempat sunyi tersebut untuk menyelesaikan masalah, Amrul membuka helm. Hanya hitungan detik, tiba-tiba datang orang tak dikenal. Tak hanya kedatangannya yang tak diundang itu mengherankan, pelaku juga menghunuskan pisau lalu menusuk korban.

DIOPERASI : Amrul menunjukkan tangannya setelah selesai dioperasi di RSUD Tarakan, kemarin. (Insert) luka Amrul terlihat cukup serius. (HADI ARIS ISKANDAR / KALTARA POS)

“Halo bro. Ngapain di sini?” Gitu katanya sambil melambaikan tangan ke arah saya,” terang Amrul.

Amrul yang melihat tingkah laku kedua pemuda yang menyapanya itu langsung membalasnya dengan melambaikan tangan kembali ke arah keduanya. Namun, ketika keduanya mendekat, salah satu pria langsung mendekati Vita dan memeluknya, seperti ingin menahan Vita agar tak bisa lari kemana –mana.

Semantara satu prianya lagi mengeluarkan pisau dari kantongnya sambil mendekati Amrul. Tanpa berbicara sepatah kata pun, pria tersebut langsung mengarahkan pisau tersebut ke arah Amrul. Amrul yang kaget melihat pisau yang mengarah tepat ke perutnya langsung menangkis dan menangkap mata pisau dengan tangan kanan nya.

“Tidak menyangka tangan saya langsung refleks menahan dan menangkap mata pisau ketika pria itu mau menusuk saya. Karena waktu itu waktunya singkat sekali,” tambahnya.

Ketika tangan kanan Amrul yang masih menggenggam tepat di mata pisau yang tajam sambil menahan dorongan tangan pelaku yang mengarah ke perutnya, pelaku pun mengatakan kepada Amrul agar memberikan semua hartanya dan menyuruh agar tidak melawan. Namun, karena sebelumnya Vita yang berteriak dengan suara keras, masyarakat sekitar yang mendengar datang dan terlihat dari kejauhan beberapa masyarakat melihat aksi pelaku.

Melihat beberapa masyarakat datang, pria yang memegang pisau langsung menarik kembali pisau yang digenggam oleh Amrul. Setelah menarik pisau, Pria tersebut langsung berlari menuju motornya dan memanggil pria lainya yang menahan Vita. Masyarakat tak tahu bahwa kedua pemuda tersebut adalah orang jahat, mereka pun membiarkan keduanya melintas di depan.

Setelah melihat Amrul yang bercucuran darah sambil tangan kiri memegang tangan kanannya barulah masyarakat mengetahui apa yang terjadi dengan keduanya. Amrul pun segera dilarikan ke RSUD Tarakan untuk mendapatkan penangan medis secepatnya.

Akibat kejadian tersebut, tangan kanan Amrul harus dioperasi. Dikatakan Amrul, berdasarkan informasi yang didapatnya dari pihak RSUD, akibat tusukan itu urat jari telunjuk Amrul putus dan mengalami luka sobekan yang dalam sehingga harus dijahit 34 jahitan.

Amrul menyebutkan, kedua pelaku menggunakan sepeda motor merek Yamaha Scoopy yang nomor polisinya tidak diketahui Amrul. Untuk pria yang mengandarai motor dan yang menusuk Amrul dengan sebuah pisau postur tubuhnya agak gemuk, memakai jaget hitam. Sedangkan pria satunya lagi bertubuh agak kurus, tinggi dan memakai baju putih.

“Muka keduanya nggak saya kenal. Karena tertutup oleh kaca helm. Peristiwa ini telah di laporkan ke polisi oleh kakak saya” tutupnya. (*/hai)

loading...
Click to comment
To Top