Bawa Sabu Impor Sekilo, Dijanjikan Rp 5 Juta, Tapi Keburu Diringkus Polisi, Kelar Hidup Lo! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Bawa Sabu Impor Sekilo, Dijanjikan Rp 5 Juta, Tapi Keburu Diringkus Polisi, Kelar Hidup Lo!

dua tersangka yang berhasil dibekuk

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA- Jelang tutup tahun, anggota Satreskoba Polresta Samarinda menorehkan prestasi gemilang. Polisi berhasil menggagalkan transaksi sabu seberat 1 kilogram, yang dilakukan di tepi Jalan S Parman (eks Jalan Ruhui Rahayu), Rabu (28/12) pagi kemarin.

Sabu yang ditaksir polisi senilai Rp 1,5 miliar itu diamankan dari tangan Suriansyah (39), warga Jalan Sebengkok, Tarakan dan Taufik (22), warga Jalan Damanhuri, Kecamatan Samarinda Utara.

“Saat kami tangkap, keduanya (Taufik dan Suriansyah, Red) sedang melakukan transaksi di tepi jalan. Persisnya dalam sebuah mobil,” ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Eriadi, didampingi Kasat Reskoba Kompol Belny Warlansyah.

Hasil penelusuran polisi sementara, sabu tersebut dibawa Suriansyah dari Tarakan. “Sabunya diduga dari Malaysia, diselundupkan lewat air. Baik itu laut dan anak-anak sungai. Dari Tarakan selanjutnya dibawa lewat jalan darat menuju Berau, kemudian diteruskan ke Samarinda.

Untuk mengelabui polisi, sabu dimasukkan dalam kemasan teh. Setelah itu dimasukkan plastik dan dibungkus dalam pakaian yang dibawa Suriansyah. Namun berkat kejelian polisi, sabu pun tetap ditemukan.

Polisi juga menegaskan, sementara Taufik dan Suriansyah masih diminta keterangan. Menurut pengakuan keduanya, mereka  hanya kurir.

Sekali pengiriman sabu seberat 1 kilogram tersebut Suriansyah menyebut dapat upah sebesar Rp 5 juta.

”Dari pengakuan kedua pelaku baru sekali mengantar narkoba. Kita akan telusuri jaringan mereka dan kami yakin masih ada bandar lainnya,” tambah Eriadi.

Polisi sudah menahan Taufik dan Suriansyah. Keduanya dijadikan tersangka dan dijerat pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman kurungan penjara maksimal selama 20 tahun. (kis/rin)

loading...
Click to comment
To Top