Hahaha.. Habis Tempel Bokong di Wajah Martinus, Pelaku Langsung Ditusuk Pakai Pisau – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Hahaha.. Habis Tempel Bokong di Wajah Martinus, Pelaku Langsung Ditusuk Pakai Pisau

PASRAH: Tino diintrogasi Reskrim Polsek Talisayan, setelah menikan temannya sendiri, Selasa (28/12) kemarin.

FAJAR.CO.ID, TALISAYAN – Martinus alias Tino (23), warga RT 05 Kampung Campursari, Kecamatan Talisayan, terpaksa berurusan dengan kepolisian. Ia diamankan karena melakukan penikaman terhadap Juri (25), teman satu kos-nya, sekira pukul 17.30 Wita, Selasa (27/12).

Kapolsek Talisayan, Iptu Faisal Hamid mengatakan, setelah melakukan penikaman, Tino sempat melarikan diri. Namun, tak sampai 24 jam melakukan pencarian, tepatnya pukul 11.00 Wita, Rabu (28/12), Tito berhasil diringkus di salah satu pondok di Kampung Biatan Lempake, Kecamatan Biatan.

Dari keterangan pelaku, dia dan korban merupakan teman seperantauan dari Sulawesi. Pada Selasa (27/12) sore, keduanya terlibat cekcok. Sebelumnya, korban dan pelaku telah mengonsumsi miras di kos. Pelaku yang sedang makan tidak terima dengan perlakuan korban yang menempelkan bokong ke wajahnya, sehingga terjadi adu mulut. Karena emosi, pelaku mendorong korban dan mengambil pisau lalu menusuk perut sebelah kiri.

Korban sempat lari ke tetangga. Hanya saja pelaku mengejar dan melakukan satu tusukan lagi pada bahu kiri.

“Saat itu pelaku sedang makan. Setelah itu datang korban menempelkan bokong ke wajah pelaku dengan keadaan celana separuh terbuka,” kata Faisal, kemarin (28/12).

Pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Talisayan dan akan diserahkan ke Mapolres Berau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat Pasal 351 KUHP, karena melakukan tindak pidana penganiayaan.

Sementara korban saat ini telah menjalani perawatan di RSUD dr Abdul Rivai Tanjung Redeb. Ia harus dioperasi karena luka tusuk pada perut bagian kiri menembus kantong kemih.

“Menurut informasi korban harus dioperasi akibat luka tusukan yang menembus kantong kemih. Nmaun sampai saat ini tidak ada pihak keluarga yang bisa dimintai persetujuan untuk dilakukannya operasi,” pungkasnya. (*/jun/har)

Click to comment
To Top