Penangkapan Bupati Klaten jadi OTT ke-17 Diakhir Tahun 2016 – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Penangkapan Bupati Klaten jadi OTT ke-17 Diakhir Tahun 2016

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja menetapkan Bupati Klaten Sri Hartini sebagai tersangka penerima suap terkait promosi sejumlah jabatan di Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Penetapan tersangka itu setelah KPK menangkap Sri dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat, 30 Desember kemarin.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyatakan bahwa OTT di penghujung 2016 itu adalah OTT ke-17.

“OTT ini adalah yang ke-17 selama tahun 2016 dan selama 2016 ini KPK menangkap kepala daerah ada empat orang,” kata Syarif dalam keterangan pers, Sabtu (31/12).

Syarif menjabarkan, empat kepala daerah yang tertangkap KPK adalah Bupati Subang Ojang Sohandi pada April 2016, Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian pada September 2016, Wali Kota Cimahi Atty Suharty pada Desember 2016, dan Bupati Klaten Sri Hartini pada 30 Desember 2016.

“Selebihnya (menangkap) anggota DPR, DPD, ketua pengadilan, hakim tipikor, jaksa, advokat, swasta, dan kepala dinas,” ujar Syarif.

Dari delapan orang yang ditangkap kemarin, KPK menetapkan dua tersangka. Mereka adalah Sri Hartini sebagai pihak penerima dan Kasie Dinas Pendidikan Pemkab Klaten, Suramlan sebagai pihak pemberi.

Dari penangkapan itu, KPK menyita uang sebesar Rp 80 juta, Rp 2 miliar, USD 5.700, dan SGD 2.035.

Pemberian uang berhubungan dengan promosi dan mutasi jabatan berkaitan dengan pengisian organisasi dan tata kerja organisasi perangkat daerah yang diamanatkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. (Fajar/jpg)

To Top